oleh

Silaturahmi Mahasiswa FISIP Universitas Galuh dengan DPRD Kabupaten Pangandaran

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar – Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Galuh (Unigal) mengikuti kegiatan silaturahmi antara mahasiswa dengan anggota dewan yang diwakilkan yang dilaksanakan di Kantor DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Pangandaran, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Jum’at (02/12/2022) pukul 13.00 WIB.

Kegiatan Silaturahmi ini diikuti 40 mahasiswa FISIP Unigal, kegiatan ini diadakan guna mengenalkan mahasiswa pada anggota dewan baik itu diwakilkan ataupun tidak dan tujuan utamanya adalah mengenalkan mahasiswa pada tempat dan objek penelitiannya.

Edvar Alif selaku Ketua Kelompok 4 mengatakan, bahwa mereka mengunjugi kantor DPRD Kabupaten Pangandaran bertujuan untuk menggali informasi tentang peran DPRD dalam sektor publik.

“Pertama tujuan kami yaitu silaturahmi, kedua untuk memenuhi salah satu mata kuliah kebijakan sektor publik. Dimana salah satu tugasnya itu tentang mencaritahu informasi peran DPRD dalam sektor publik. Terutama yang ada keterkaitannya dengan mata kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Galuh Ciamis,” kata Edvar saat diwawancarai oleh Tim Buletin Tv, pada Selasa (03/01/2023).

“Kegiatan ini merupakan momen yang tak terlupakan bagi mahasiswa terutama saya pribadi, hanya belajar tentang kebijakan publik di kelas dan sekarang saya bisa melihat sekaligus belajar secara langsung bagaimana sebuah kebijakan dibuat. Saya mulai mengerti peran dan poisisi DPRD di pemerintahan,” sambung Edvar.

Asep Nurdin Roshiman A, S.IP., M.Si., selaku Pembimbing Kegiatan Praktikum Kebijakan Sektor mengatakan, ia ingin mengenalkan para mahasiswa kepada anggota dewan yang berada di Kabupaten Pangandaran.

“Sehubung diadakannya kegiatan akademik praktikum kebijakan sektor publik yang mengambil tema peran dan posisi DPRD dalam mewujudkan good policy, saya ingin mengenalkan mahasiswa dengan anggota dewan yang diwakilkan oleh Drs. H. Yayat Kuswayat, M.Si,” kata Asep.

Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DRS. H. Yayat Kuswayat M.Si., dikarenakan ia juga merupakan alumni Universitas Galuh.

Yayat menjelaskan sejarah saat Kabupaten Pangandaran masih tergabung dengan Kabupaten Ciamis dan mulau memisahkan diri dari Kabupaten Ciamis.

“Karena para nelayan ingin mandiri dan sesuai dengan Undang-undang Otonomi Daerah dan sekarang Kabupaten Pangandaran adalah Daerah Otonomi Baru (DAB),” Kata Yayat.

Yayat memaparkan tentang permasalahan-permasalahan di Pangandaran tentang izin usaha dan permasalahan PNS (Pegawa Negeri Sipil).

“Permasalahan PNS yang diterima dan lolos di Pangandaran kebanyakan diisi oleh orang luar Pangandaran, hanya sedikit orang asli Pangandaran yang lolos menjadi PNS,” paparnya.

(Reporter : *Tegar Anjar Abadi)