Siswa-Siswi Kangen Belajar, KBM Ikuti Protokol Kesehatan Guna Cegah Penyebaran Covid-19 Jelang Tahun Ajaran Baru

Siswa-Siswi Kangen Belajar, KBM Ikuti Protokol Kesehatan Guna Cegah Penyebaran Covid-19 Jelang Tahun Ajaran Baru

Buletin Indonesia News,

Tasikmalaya, — Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas pendidikan Kab. Tasikmalaya Kecamatan Manonjaya Dalam menangani pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan Sekolah Dasar dan Taman Kanak- kanak, sesuai anjuran protokol Kesehatan, sebelumnya juga sudah diberikan worning, dengan menyemprotkan Disinfektan di setiap sekolah, memakai masker, dan cuci tangan.

Hal itu diungkapkan H. Dadang, S PD, M.Pd selaku Kepala UPTD Pendidikan SD/TK Kecamatan Manonjaya di ruang kerjanya, Selasa (16/06/2020).

“untuk kegiatan belajar mengajar, KBM dilaksanakan di rumah, daring, melalui media sosial, yang terus di awasi atau di pantau,” ucapnya.

Sedangkan untuk menghadapi tahun ajaran baru sudah disiapkan segala sesuatunya masa pandemik Covid-19 ini, pelaksanaan kegiatan KBM tetap koordinasi dengan pemerintah melalui Dinas pendidikan dengan mengacu pada protokol kesehatan juga.

“untuk wilayah Kecamatan Manonjaya sendiri Alhamdulilah tidak ada yang terpapar Covid-19, di wilayah Manonjaya termasuk wilayah hijau (aman) tetapi tetap harus waspada dalam mencegah penyebaran Covid-19,” urai Dadang.

Dikatakan H. Dadang Sekolah SD di wilayah Kecamatan Manonjaya sebanyak 33 sekolah dan satu TK, dengan jumlah ASN pengajar 207 orang, dengan kepala sekolah di bantu pengajar honorer 80 orang dan operator, siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam situasi pandemik ini, dengan mengutamakan protokol kesehatan Phisycal Distancing dan Sosial Distancing.

“Anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19, menyediakan alat thermometer, masker, sanitizer, disinfektan yaitu mengalihkan anggran ujian akhir tahun, yang besarannya pareatif tergantung banyaknya siswa dari sekolah itu sendiri,” tuturnya.

Selain itu, sekolah pun memberikan bantuan sembako, berupa beras 2,5 kg, yang di berikan sebelum hari raya, kepada orang tua siswa yang tidak mampu yang terdampak Covid-19, serta bantuan lain seperti catatan siswa yang mendapat bantuan PIP di wilayah Manonjaya tidak ada pungutan, dan itu boleh di cek, sambungnya.

Harapan keberadaan wabah covid-19 ini segera pulih tidak ada lagi wabah yang membingungkan untuk menetukan kebijakan, semoga cepat sirna wabah ini terutama di negara kita, dunia pendidikan dalam KBM dapat berjalan seperti biasa, siswa-siswi pun sudah kangen untuk belajar bersama di kelas.

(Asjen)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: