oleh

Soal Mural Jokowi Di Pangkalpinang, Politisi Primus Jodi Setiawan: Aparat Tidak Perlu Berlebihan.

Buletinindonesianews.com

Pangkalpinang, Babel — Tokoh Muda Pangkalpinang yang juga seorang Politisi dan Aktivis Mahasiswa Primus Jodi Setiawan angkat bicara soal mural Jokowi di Kota Pangkalpinang.

Menurut Jodi, ia tidak mempermasalahkan soal isi mural tersebut. Ia justru mendukung bentuk kreativitas lainnya dari anak-anak muda kita, kritik sekarang bisa melalui berbagai cara. Saya mempermasalahkan tindakan yang diambil aparat yang membatasi bentuk kreativitas anak-anak muda kita salah satunya pembuatan mural.

“Jadi, mural itu tidak salah. Kecuali, ada yang dilanggar dan melawan hukum, berarti sewenang-wenang. Ia juga mendorong supaya anak-anak muda kita lebih responsif dan kritis dalam hal-hal terkini, bisa berupa kebijakan pemerintah daerah yang dikeluarkan juga,” ucap Jodi dalam pesan singkat pribadinya, pada Kamis (16/9/2021).

Ia menegaskan, isi konten dalam mural itu tidak seharusnya dipermasalahkan, kendati bernada kritikan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Saya sangat berharap, hari ini kita sama-sama menghargai. Ruang kritik dan masukkan seperti apapun harus dibuka luas tidak boleh ada pembatasan terhadap kritik atau bentuk kreativitas lainnya mengurangi,” pungkas Primus Jodi Setiawan.

(*)

News Feed