Tekan Jumlah Pelanggar, Operasi Yustisi Ciduk Warga Tak Bermasker

Tekan Jumlah Pelanggar, Operasi Yustisi Ciduk Warga Tak Bermasker

BINews

Banjar, Upaya preventif pemerintah bersama Forkopimda kota Banjar dalam menekan lonjakan kasus warga yang terkonfirmasi positif covid-19 semakin gencar dilakukan.
Setelah data gugus tugas merilis 32 total kasus terkonfirmasi positif, walikota memimpin langsung dalam gelaran apel gabungan bersama TNI/Polri, satpol pp, BPBD dan Dishub. Dalam sabutannya Walikota berharap operasi ini dapat Menekan jumlah kasus covid.

Upaya preventif pemerintah bersama Forkopimda kota Banjar dalam menekan lonjakan kasus warga yang terkonfirmasi positif covid-19 melaksanakan ops yustisi

“saya mengkhawatirkan dampak PSBB di ibukota menjadikan mereka mudik ke daerah dengan membawa migrasi virus ke Banjar. Dinkes sudah cukup kewalahan melakukan tracking akibat banyaknya warga kita yang terkonfirmasi positif. Untuk itu, semoga tim penindak tetap safety dalam menjalankan tugas dan tetap menjaga perilaku PHBS. Agar kita terhindar dari penularan selama menjalankan penindakam demi memutus mata rantai penyebaran covid-19,” urainya.

Hadir dalam apel gabungan Yustisi penindakan pelanggar protokol kesehatan Sekda kota Banjar Ade Setiana, Kadis Polpp Eddy Nurjaman, Plt Kadishub, Ajat Sudrajat, Kalak BPBD Dedi Suardi,Kapolres AKBPElda Yenny S.IK,MH, Dandim 0613, Letkol Czi Dadan Ramdani, Danramil dan petinggi Polres.

Penindakan di bagi dalam 2 titik pusat keramaian yaitu di alun-alun dan perapatan taman kota lapang bhakti. Dua tim dari apel gabungan tersebut diturunkan untuk menindak para pelanggar protokol kesehatan yang beraktivitas tanpa masker sebagai alat pelinfung diri di masa pandemi.

Dalam operasi Yustisi tersebut, ditemukan banyak warga yang tidak mengenakan masker, baik itu pejalan kaki maupun pengemudi.kendaraan. Pelanggar tidak ada yang lolos dari penindakan melalui sanksi sosial berupa sanksi dengan push up, menyapu sampai membacakan naskah Pancasila dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kapolres Banjar menyerukan agar pelanggar berjanji untuk tidak lagi bandel dengan malas mengenakaln masker.

“jangan karena ada penindakan masyarakat mengenakan masker. Mari sama-sama saling mengingatkan pentingnya mengenakan masker saat beraktivitas diluaran demi memutus mata rantai penyebaran virus,” tegurnya kepada pelanggar yang usai menyerahkan identitasnya untuk dicatat petugas.

“saya berjanji tidak akan melanggar protokol kesehatan lagi. Saya akan mengenakan masker saat beraktivitas dan bersedia mendapat sanksi yang lebih berat bila saya melanggar lagi,” ujar salah seorang pelanggar didepan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19.

(Susi)

Admin BIN