Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Sampah Kelapa Muda Dan Ampas Tebu Diolah Untuk Media Tanam Serta Pakan Ternak

Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Sampah Kelapa Muda Dan Ampas Tebu Diolah Untuk Media Tanam Serta Pakan Ternak

Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Sampah Kelapa Muda Dan Ampas Tebu Diolah Untuk Media Tanam Serta Pakan Ternak.

Pangkalpinang, buletinindonesianews.com — Sampah merupakan masalah yang harus diatasi bukan dijauhi, karena dampaknya luas terhadap masyarakat dan lingkungan. Dengan proses pengolahan yang tepat guna, limbah sampah bisa bernilai rupiah, apa lagi bisa di gunakan buat makanan ternak dan media tanam.

Hal ini dibuktikan oleh Suharno warga Jl. Melanggir Kelurahan Bukit Merapin Kecamatan Gerunggang kota Pangkalpinang. Suharno berhasil menciptakan inovasi dengan merakit mesin untuk mengolah sampah kelapa muda dan ampas tebu menjadi bahan olahan pakan Sapi dan juga sebagai media tanam.

Berawal dari ide anaknya sendiri, Suharno yang juga seorang pendidik di sebuah SMK Negeri 2 kota Pangkalpinang, membuat inovasi dengan menciptakan mesin dari bahan bekas yang sederhana. Sehingga tercipta lah sebuah Teknologi Tepat Guna. Harapannya, metode ini dapat diaplikasikan di daerah lainnya. Dengan demikian, volume sampah bisa ditekan lewat pengolahan yang produktif. Tak cuma itu, dampak positif lainnya adalah bisa menjadi peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

Menurut penuturan Suharno sendiri, untuk awalnya dia meriset rancangan nya saja selama Dua Bulan, setelah itu dia bisa Dua Minggu menyelesaikan Satu Unit mesin. Setelah semua terancang dengan baik, dengan bantuan dari murid murid nya, Suharno bisa menargetkan Satu Bulan dengan 300 unit mesin pengolahan sampah kelapa muda dan ampas tebu.

“Body saya desain sendiri, ngerancang nya Dua Bulan, karena ini kan awalnya, kalau semua sudah terancang, saya targetkan Satu Bulan bisa 300 unit dengan di bantu anak anak SMK 2, sebagian ke alumni yang yang punya bengkel las, nah untuk as nya ini sudah siswa yang buat, jadi fungsi utamanya untuk pakan sapi juga untuk media tanam,” Kata Suharno di kediamannya. Senin, (05/07/2021)

“Mesin ini sangat sederhana sama seperti mesin pencacah pada umum nya, cuma kelebihannya disini kami mampu mengolah bahan yang keras, yaitu sampah kelapa muda dalam keadaan utuh bisa langsung di hancurkan dengan menggunakan mesin ini,” Jelasnya lagi.

Sementara terciptanya inovasi ini di jelaskan oleh Sekretaris Camat Gerunggang Rozi, SE merupakan program Pemerintah Pusat, bahwasanya di setiap Daerah harus mempunyai inovasi, yang nantinya akan di kembangkan dan di perlombakan.

“Ini kan cerita awalnya diadakan perlombaan dari pusat, bahwa di setiap Daerah itu harus punya inovasi, salah satunya Mini Cupeert ini. Jadi inovasi ini di kembangkan, bagaimana masyarakat yang tadi nya hanya pasif, di beri program ini agar masyarakat bisa berkarya untuk orang banyak,” Jelas Rozi

“Dari hasil temuan ini sudah di lombakan dari tingkat Kelurahan Se- kota Pangkalpinang dari Tujuh Kecamatan mendapat juara pertama, nah sebentar lagi akan ada tim juri dari Provinsi Babel akan menilai. Dari Provinsi Babel akan ada Enam perwakilan dari Kabupaten/kota. Jika hasil temuan dari bapak Suharno ini yang terbaik dan mendapat juara pertama lagi, akan di lombakan ke Pusat. Dan pada hari ini Kecamatan Gerunggang yang pertama,” Ujar Rozi

Ditempat yang sama M.. Junadi selaku tim penilai memberikan tanggapan nya terkait hasil karya dari Suharno mengatakan, jika dirinya sangat terkesan dengan hasil inovasi nya, dan harapannya semoga saja alat tersebut menjadi solusi dari penumpukan sampah di kota Pangkalpinang.

“Temuan nya sangat inovatif ya semoga meng insfirasi dan bisa menjadikan alat salah satu solusi dari penumpukan sampah di kota Pangkalpinang, yang tadinya sampah sampah itu hanya di buang percuma begitu, dan sekarang bisa di manfaatkan untuk pakan ternak. Dan untuk pengembangan ke depan bisa juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup maupun tata kota, agar nanti bisa mengupayakan kreasi dari masyarakatnya sendiri, sehingga dengan adanya sinergi itu, solusi sampah itu harus di selesaikan dengan cara terpadu juga,” Tuturnya.

Penulis : Edoy

Admin BIN