Terjadi Abrasi Tanah di Banjar Akibat Hujan Deras

Buletin Indonesia News

Banjar,–Sejumlah lahan persawahan dan perkebunan di Desa Neglasari Kecamatan Banjar Kota Banjar, mengalami pengikisan (abrasi) pengikisan tanahan terjadi karena tanah yang mudah terkikis oleh derasnya air sungai Cikembang. Sungai Cikembang sendiri berbatasan dengan wilayah Ciamis, Rabu (15/11/17).

Intensitas hujan tinggi dan derasnya arus sungai Cikembang dari hulu ke hilir membuat pinggiran tanah yang berbatasan dengan persawahan dan perkebunan warga menjadi terkikis, ada sekitar 25 hektar sawah warga yang terancam terkikis oleh aliran sungai.

Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih didampingi BPBD Kota Banjar datang ke lokasi untuk melihat langsung penyusutan persawahan dan perkebunan warga yang terkikis oleh air sungai, dampak dari kejadian ini menyebabkan areal persawahan dan perkebunan warga dari tahun ketahun semakin menyusut.

Salah satu petani Suparman sangat merasa khawatir  karena penyusutan tanah dari tahun ke tahun  semakin parah, tanah yang mudah terkikis oleh air menyebabkan lebih cepatnya menyusutnya tanah persawan. Suparman mengatan  “Abrasi terjadi dari tahun 2014 namun saat itu belum separah ini, Saya juga hawatir ini akan semakin parah karena tanahnya mudah terkikis,” ujar Suparman.

“Kami akan berusaha mencari solusinya agar abrasi ini bisa teratasi” ujar Walikota.

Warga berharap pemerintah bisa cepat bertindak, karena pesawahan ini merupakan mata pencaharian Mereka.

 

Reporter : Dayu Septian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *