oleh

Terkait BOP 2020 FKDT Dan Kemenag Sumenep Disoroti DPD LPK JATIM

Surabaya, Buletinindonesianews.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan keleluasaan bagi kepala sekolah untuk menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) serta Pendidikan Kesetaraan. KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR : 1248 TAHUN 2020.

Bantuan Operasional (BOP) di masa pandemi Covid-19 ini, lanjutnya, diberikan negara untuk membantu 21.173 pesantren, 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan 112.008 Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPQ) Senin (26/07/2021)

Mengutip Kementerian Agama, bantuan itu antara lain dapat digunakan untuk pembiayaan operasional pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, seperti membayar listrik, air, keamanan, dan lainnya.

Menurut Choirul Faridi ketua DPD LPK Jawa Timur, anggaran BOP diberikan Negara tersebut adalah amanah bagi pesantren dan pendidikan keagamaan Islam. Beliau sangat geram jika ada oknum yang berbuat tega tidak menyampaikannya dengan utuh.

Informasi adanya pemotongan yang terjadi dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Sumenep membuat DPD LPK Jatim akan menindaklanjuti hal tersebut kepada Tim FKDT dan Kemenag Kabupaten Sumenep.

“Atas perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, dalam waktu dekat insyaAllah akan memonitoring secara langsung untuk mengklarifikasi hal terkait dugaan penyimpangan dengan berdasarkan aduan dari beberapa sumber dibawah yang ditampung oleh anggota kami, termasuk dari beberapa sekolah penerima yang jadi korban”, ungkapnya kepada awak media. *(Abin)

Editor : Neneng Tsamrotussa’adah

News Feed