Terkait Jerambah Gantung Kerabut Yang Retak, Ternyata Bergaransi

Terkait Jerambah Gantung Kerabut Yang Retak, Ternyata Bergaransi

Terkait Jerambah Gantung Kerabut Yang Retak, Ternyata Bergaransi.

Pangkalpinang, buletinindonesianews.com — Pembangunan Jembatan yang menghubungkan dua wilayah yaitu kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka sedikit mengalami problem, dikarenakan fisik jembatan yang belum Satu Tahun di resmikan tersebut sudah mengalami keretakan pada dinding Operit jalan, dikarenakan struktur dan khusus dinding Operit jalan memang dikerjakan tidak sekaligus melainkan per sekmen dan tidak berpengaruh pada struktur
sehingga pada rabat Berm juga tidak berpengaruh pada struktur

Mega proyek pembangunan jembatan yang dikalangan masyarakat lekat dengan sebutan Jerambah Gantung, karena memang terletak di Kelurahan Jerambah Gantung Kecamatan Gabek kota Pangkalpinang, yang menelan anggaran APBD kota Pangkalpinang senilai 25,9 Milyar itu, ternyata memiliki garansi.

Bahkan sangat fantastik garansi yang di berikan oleh pihak kontraktor bisa puluhan Tahun, walaupun perjanjian tersebut tidak secara tertulis, tapi hal tersebut lah yang menjadi acuan Kadin PUPR kota Pangkalpinang Suparlan. Jika suatu saat nanti ada masalah pada pembangunan Jembatan tersebut, pihak kontraktor masih bertanggung jawab penuh.

“Kalau dari segi teknis kami bisa bertanggung jawab, dan kami memilih kontraktor tidak sembarangan juga, apakah setelah jembatan ini selesai di garap selesai juga tanggung jawab kontraktor, tidak juga. Itu ada garansi nya tidak main main loh,” Ujarnya

“Jadi mereka masih bertanggung jawab penuh dalam hal ini. Kontraktor walaupun masa pemeliharaannya telah berakhir tapi kontraktor masih mempunyai tanggung jawab moral sampai dengan puluhan tahun,” Kata Parlan panggilan akrabnya kepada Buletin Indonesia News saat bertemu di ruang kerjanya. Senin, (05/07/2021).

Kemudian ia menjelaskan jika masih cukup banyak yang belum di tagih oleh pihak kontraktor senilai 5,7 Milyar.

“Untuk penganggaran mereka juga masih bertanggung jawab, masa pemeliharaan pun belum berakhir, kontraktor nya pun masih di wilayah sini, coba kalau kontraktornya di luar Pulau Bangka, dan nggak bisa lagi di hubungi.
Yang terpenting uang yang belum ditagih masih cukup banyak sekitar 5,7 Milyar yang menjadi jaminan apabila terjadi kerusakan-kerusakan jadi kami masih ada septi,” Pungkasnya

Penulis : Edoy

Admin BIN