Terkait Pengawasan Dalam Pelaksanaan “PeDum” BPNT

Terkait Pengawasan Dalam Pelaksanaan “PeDum” BPNT

Terkait Pengawasan Dalam Pelaksanaan “PeDum” BPNT

CIAMIS, buletinindonesianew.com – Paguyuban Pemuda Lembur Ciamis (PPLC) mepertanyakan kinerja pansus selama ini sudah sampai mana dan sudah sesuai PeDum yang di terapkan,
Bertempat di ruang BAMUS DPRD Ciamis, Kamis, (8/04/2021).

Kordinator PPLC Ade Apipudin mengatakan permasalahan ini harus disikapi dengan serius jangan sampai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BPNT ini di dzolimi karena kurangnya pengawasan dari PANSUS di Kab. Ciamis. Ade juga menyapaikan aspirasi pansus di bubarkan.

PPLC mempertanyakan Pedum pengawasan yang dilakukan DPRD Kab. Ciamis

“Pansus turun kelapangan dan nyatanya masih banyak yang tidak sesuai dengan Pedum yang di terap kan,PANSUS juga tidak ada toleran kepada penyuplai atau pemasok yang tidak sesuai dengan pedum, untuk membantu masyarakat yang tidak mampu,”ucpanya.

Dikatakan Ade bahwa Pansus perwakilan dari pada rakyat harus netral jangan sampai mewakilkan kesejahteraan rakyatnya, sehingga masyarakat bisa menjadi korbannya.

“Dewan Perwakilan Rakyat DPRD harus netral, jangan sampai kesejahteraan rakyatpun ikut diwakilkan juga kepada Dewan,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Andi Ali Fikri bahwa PPLC ini menunjukan rasa sayangnya terhadap Pemerintahan Ciamis dan mengingatkan bahwa semua amal ibadah dan amanah yang diembankan kepada Pemerintahan termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Ciamis di hari akhir akan ada hisab pertanggung jawabannya.

“kita mengingatkan semua amal perbuatan kita semua akan dipertanggung jawabkan di hari akhir apalagi amanah yang diemban ini mengawasi hak untuk masyarakat miskin yang membutuhkan” teang Andi.

Sedangkan Ketua Pansus Zenal menanggapi dengan positif yang di lakukan oleh PPLC, dan mengatakan bahwa memang anggota DPRD harus netral, pemaketan BPNT menjadi permaslahan yang tidak di atur di dalam PeDum.

“Anggota DPRD harus netral, dan yang jadi permasalahan ini adalah pemaketan dan juga e warung, ini adalah harus yang sudah berjalan” ucapnya.

“ini harus di kawal sampai tuntas, KPM jelas adalah penerima manfaat yang sangat membutuhkan dan pansus harus menjadi pelopor utama dalam pengawasan bansos sendiri, sedangkan untuk Pansus akan kita pantau terus sampai mana perjalanan Pansus ini menjalankan tugasnya dan kita siap mantau sejauh mana pansus bekerja.

Ketua Pansus BPNT DPRD Ciamis Zaenal Arifin menanggapi audiensi yang di lakukan PPLC ini merupakan itikad baik dan perlu masukan berkelanjutan kedepannya sebab kami ini menjadi sorotan dan jangan sampai ada masyarakat yang ber suudzon atau memfitnah Pansus dalam permasalahan BPNT.

“kami berusaha semaksimal mungkin, dan kami juga perlu dukungan jangan sampai ada banyak masyarakat menilai kami buruk bahkan memfitnah,”tegasnya

“Ketua Pansus Program BPNT ini program yang harus menyeluruh cari kendalanya dan mempunyai hak bersama bahwa KPM harus di perbaiki dan jangan ada permainan,” pungkasnya

(Syahrul)

Admin BIN