Tidak Terima Dilecehkan Secara Verbal, TKW Warga Karantina Tuntut Permintaan Maaf Oknum Petugas Dispora

Tidak Terima Dilecehkan Secara Verbal, TKW Warga Karantina Tuntut Permintaan Maaf Oknum Petugas Dispora

Buletin Indonesia News,

Banjar,– Baru-baru ini insiden memalukan terjadi di lokasi karantina pemudik dan warga pulang kampung yang dikarantina di Gelora Banjar Patroman (GBP). Pasalnya, seorang warga karantina, AN (43) yang merupakan TKW sekaligus pengantin baru ini meradang pasca menerima banyolan yang menurutnya mengandung unsur pelecehan verbal dari oknum petugas Dispora.

Kekesalan AN berawal dari banyolan R, yang sama sekali tidak dikenalnya. AN menganggap R bercanda bukan pada waktu dan tempatnya, karena saat ini dirinya cukup berat menjalani karantina dan terpisah dari suami serta orang-orang terdekatnya.

“Oknum tersebut kerap menggoda saya dengan kata-kata yang menurut saya tidak pantas, jangan mentang-mentang saya TKW dan baru menikah lalu saya dianggap perempuan gatal, diluar negeri saya dihargai,” rujuk AN kesal. Dalam postingan komentarnya di akun Facebook, bahkan AN meminta walikota Banjar turun ke GBP untuk menindak oknum petugas yang melakukan pelecehan verbal tersebut.

” Duh pengantin baru, kalau mau beli timun sama terong tinggal nyuruh ya,” ungkap AN menirukan banyolan dari oknum petugas tersebut seraya menambahkan sempat terjadi cekcok mulut diantara mereka sehingga dirinya menilai lokasi karantina tersebut tercoreng akibat ulah oknum tersebut.

“Kami dikarantina saja sudah jenuh dan tertekan karena jauh dari keluarga, jadi jangan persulit kami dengan becanda yang keterlaluan dan tidak pada tempat dan waktu yang tepat, apalagi belum kenal,” tambahnya.

AN menuntut permintaan maaf dari R secara langsung dirumahnya karena terhitung Selasa sore kemarin AN sudah diperbolehkan pulang oleh petugas karantina.

“Apabila tidak ada itikad baik untuk permintaan maaf, suami saya yang akan melanjutkan ke jalur hukum,” ancam AN.

Dihubungi terpisah, oknum petugas R mengaku menyesal atas banyolannya terhadap AN. Berawal dari niat menyapa dan menghibur para penghuni GBP, justru d tanggapi lain oleh AN. R yang merupakan PNS dari dinas pemuda dan olahraga kota Banjar tersebut mengaku akan menjadikan hal ini pelajaran berharga buatnya ke depan

” Padahal waktu saya becandain dia tertawa biasa saja, tidak tahu kalau itu menyinggung karena tidak bermaksud kearah sana. Saya juga sudah berulangkali meminta maaf, malah disaksikan pa kadis, tapi kalau sodari AN tidak mau memaafkan ya bagaimana lagi,” sahut R setengah mengakui apa yang telah disampaikan oleh AN adalah benar walau dalam konteks bercanda.

Ditemui sebelum rapat dengan UMKM di pendopo, walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih menunjukan ekspresi kaget dan kesal atas informasi yang beredar tersebut.

“Tolonglah, ini situasi yang sangat sulit jadi hindari hal-hal yang membuat masalah baru dan memperumit keadaan. Saya berharap semua berjalan baik ya,” tutupnya.

(Susi)

.

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: