oleh

Tim Penilai Pemilihan Pemuda Pelopor Kunjungi Samsul Zuhri

buletinindonesianews.com
CIAMIS, Jabar — Tim Penilai Pemilihan Pemuda Pelopor tahun 2021, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis bersama Karang Taruna dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengunjungi Samsul Zuhri (25) Pemuda Pelopor asal Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, Rabu (06/10/2021). Kunjungan tersebut untuk melihat, mencoba dan menilai mesin perontok padi mini hasil Inovasi yang dikembangkan nya.

Diketahui bahwa Samsul Zuhri, merupakan salahsatu Pemuda Pelopor yang mewakili Jabar. Pemuda asal Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis tersebut lolos seleksi di tingkat Provinsi Jabar dan berhak masuk ke tingkat Nasional dengan mengembangkan teknologi tepat guna berbasis kearifan lokal berupa mesin perontok padi minimalis.

Kabid Pemuda Dispora Provinsi Jabar, M. Nizar, didampingi Ketua Karang Taruna Provinsi Jabar, Subchan Daragana, Kadisbudpora Ciamis, Erwan Darmawan, Ketua Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Atep Hasanudin dan Ketua KNPI Kabupaten Ciamis, Tohirin, mengatakan mesin perontok padi hasil inovasi teknologi buatan Zuhri tersebut bisa langsung digunakan, dibawa ke tengah sawah dan produksinya pun banyak, tadi sudah melihat sekaligus mencobanya,

“Inilah inovasi yang istimewa hasil karya calon pemuda pelopor tingkat Nasional,” ungkapnya.

Dari banyaknya kompetitor yang terpilih untuk mengikuti ajang pemuda pelopor tingkat nasional pihaknya sangat optimis Jabar juara, Zuhri pasti bisa membanggakan dan mengharumkan Jabar khususnya Ciamis, karena mesin perontok padi tersebut sangat berbeda dengan yang sudah ada.

“Ini betul-betul inovasi bukan hanya digendong, mesin ini cukup ringan dan mudah mengoperasikannya, bukan hanya inovasinya tetapi ide nya yang mahal,” tegasnya.

Pihaknya berharap ada beberapa penyempurnaan pada mesin tersebut dalam perjalanannya, karena biasanya orang-orang inovatif akan melakukan penyempurnaan, nantinya orang yang bekerja di tempat teknologi tepat guna seperti mesin perontok padi ini bisa dikembangkan kepada pemuda yang lainnya.

“Selamat buat kang Zuhri, kami berharap ini menjadi inspirasi bagi pemuda-pemuda lain tidak hanya di desa ini tapi Jawa Barat bahkan Indonesia,” harapnya.

Sementara Kadisbudpora Ciamis, Erwan Darmawan menambahkan mesin perontok padi mini yang dibuat dan dikembangkan Samsul Zuhri tersebut sangat unik. Dikatakannya seperti yang tadi diungkapkan fact finding bukan hanya inovasi mesin perontok padi nya saja tetapi pemberdayaan pemuda nya juga baik.

“Saya optimis, Insya Allah Samsul Zuhri dan mesin perontok padi mini nya bisa berbicara banyak di tingkat Nasional untuk para pemuda di Indonesia,” katanya.

Menurut Erwan, para pemuda di Kabupaten Ciamis hebat-hebat, untuk itu pihaknya berharap dan merasa yakin akan muncul Samsul Zuhri baru di bidang lain yang bisa berbicara banyak di tingkat Nasional.

“Ini sangat membantu kami khususnya untuk mencapai Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

Untuk mendapatkan hak paten mesin hasil inovasi Zuhri, pihaknya juga akan secepatnya membantu Zuhri dalam mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), hal tersebut dilakukan untuk menghindari agar tidak ada yang merugikan dan dirugikan pihak lain, contohnya untuk menghindari pemalsuan mesin perontok padi yang dibuat Zuhri.

“Untuk menghindari mesin perontok padi ini ditiru dan diproduksi pihak yang tidak bertanggungjawab, kami akan segera membatu pengurusan HAKI nya, karena secara kemaslahatan dan teknologi mesin ini sangat sederhana dan mudah ditiru,” tandasnya. (Nank Irawan*)

News Feed