oleh

Tingginya UMK di 38 Kabupaten Se-Jawa Timur Pada Tahun 2018

Buletin Indonesia News

Malang ,– Besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Timur akhirnya diputuskan, Senin 20 November 2017. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Setiadjit. Ketetapan UMK ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur 75/2017 yang diteken pada Jumat 17 November 2017. “Benar, hari ini ditetapkan (UMK),” ujar Setiadjit, Rabu (22/11/17).

Dalam daftar besaran UMK yang telah ditetapkan, kabupaten Malang menduduki posisi ketujuh, disusul kota Malang dan kota Batu. Besaran UMK masing-masing, yakni kabupaten Malang sebesar Rp 2.574.807,22, kota Malang sebesar Rp 2.470.073,29, dan kota Batu sebesar Rp 2.384.167,93.

Sementara, Surabaya masih menjadi daerah dengan besaran UMK tertinggi, yakni sebesar Rp 3.583.312,61. Sedangkan, posisi UMK terendah berada di daerah kabupaten Ponorogo, kabupaten Pacitan, kabupaten Trenggalek, dan kabupaten Magetan. Besaran UMK di keempat daerah itu masing-masing Rp 1.509.816,12.

Di lain tempat, Soekarwo menyebutkan, akan mengumumkan keputusan ini kepada publik pada Selasa, 21 November 2017. Sebelumnya, pada Senin 20 November 2017 malam, Ia menggelar koordinasi dengan Polda Jatim. Ditanya apa yang dibahas, Pakde menyebutkan, terkait finalisasi pembahasan besaran seluruh kabupaten/kota.

“Jangan sampai Kita salah ambil keputusan,” ujarnya, usai menghadiri Kuliah Umum di Islamic Centre, Surabaya, Senin 20 November 2017.

Masalahnya, lanjut Dia, ada sekitar 41 perusahaan yang berada dalam posisi serius dan perlu penanganan khusus. Bila tidak, nantinya perusahan itu tidak dapat bertahan karena dituntut untuk membayar upah di atas kemampuan mereka.

“Akibatnya, perusahaan itu bangkrut, dan karyawannya menganggur. Ini akan menjadi masalah yang lebih besar,” katanya.

Sumber : Merdeka

Komentar

News Feed