Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik-Pabrik, Walikota Banjar Usulkan Test Swab Untuk Karyawan

Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik-Pabrik, Walikota Banjar Usulkan Test Swab Untuk Karyawan

buletinindonesianews.com

BANJAR, – Dalam rangka menghadapi tatanan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19, pemerintah kota Banjar secara massif melakukan sosialisasi perihal protokol kesehatan yang harus d terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah bersama jajaran TNI/Polri dan OPD terkait bahkan mendatangi pabrik-pabrik yang ada di kota Banjar.

Walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih, yakni PT APL, PT Sunchang Indonesia, PT Sandy Persada dan PT Berkat karunia Surya (BKS). Walikota didampingi Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K, M.H dan Dandim 0613 Ciamis Letkol Tri Arto Subagio M. intl. Rel. M.M.D.S beserta OPD terkait mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan

Hari ini ada 4 pabrik yang dikunjungi Walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih, yakni PT APL, PT Sunchang Indonesia, PT Sandy Persada dan PT Berkat karunia Surya (BKS). Walikota didampingi Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K, M.H dan Dandim 0613 Ciamis Letkol Tri Arto Subagio M. intl. Rel. M.M.D.S beserta OPD terkait mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan bagi karyawan saat bekerja.

Dalam kunjungannya, selain melihat langsung proses produksi setiap pabrik, walikota juga berinteraksi dengan beberapa karyawan untuk mengingatkan pentingnya protokol kesehatan diterapkan dilingkungan pekerjaan. Bahkan tak jarang walikota memberikan motivasi kepada sejumlah karyawan untuk membiasakan diri dalam protokol kesehatan tersebut dan membagikan reward bagi mereka yang berhasil menjawab pertanyaannya.

“Dalam menghadapi tatanan adaptasi kebiasaan baru ini, para pekerja justru rentan dengan penyebaran virus maka dari itu mereka harus mematuhi protokol kesehatan dan perusahaan harus menyiapkan fasilitas pendukungnya,” ujar walikota disela-sela kegiatannya.

Disamping meninjau langsung kesiapan protokol kesehatan, dalam setiap kunjungannya walikota menawarkan tes swab bagi para karyawan. Menurutnya, bantuan 1300 alat tes rapid dari provinsi Jawa Barat sudah dilaksanakan di pusat-pusat keramaian, para nakes, kaum ulama dan ODP, sisanya ditargetkan untuk para karyawan industri.

“Lewat test swab, akan memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 agar kesehatan seluruh karyawan pun terpantau,” imbuhnya.

Dayung bersambut, niatan walikota Banjar disambut baik oleh pihak manajemen yang mengaku siap untuk menjalani tes Swab. Hal tersebut diutarakan Kabag personalia PT APL, Somantri, dan PT Sunchang Indonesia, Santy, seusai menerima kunjungan walikota.

“Kami siap mengikuti himbauan pemerintah termasuk untuk menjalani test Swab yang rencananya akan dilaksanakan minggu-minggu ini, tinggal menunggu kabar dari dinas kesehatan untuk waktu pelaksanaannya ,” ujar Santy.

Sementara Kabag personalia PT APL sebagai pabrik terbesar dengan karyawan terbanyak, Somantri mengatakan bahwa protokol kesehatan selama dilingkungan pabrik selama ini sudah dijalankan.

“Bahkan kami menyiapkan 6 lajur untuk antrian keluar masuk karyawan ke dalam pabrik. Tinggal menertibkan phisycal distancing yang kadang masih membludak diluar pabrik sebelum dan sesudah jam kerja karyawan,” katanya.

Senada, direktur utama PT Sandy persada mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik tawaran dari pemerintah untuk tes swab karyawannya.

“Kami sudah menjalankan protokol kesehatan ke setiap karyawan yang akan memasuki lingkungan pabrik dengan tes suhu dan cuci tangan. Begitu pula untuk selalu menjaga jarak saat sedang bekerja. Dan kami siap untuk menjalankan tes swab sebagai bantuan dari pemerintah untuk upaya preventif penyebaran virus Covid-19,” tegasnya.

Sementara direktur PT BKS, Diamon, mengatakan bahwa perusahaan yang dipimpinnya saat ini sedang merumahkan sejumlah karyawan dikarenakan minimnya orderan pasca pandemi Covid-19.

“Kendati demikian, kami tetap melaksanakan himbauan pemerintah dalam hal menerapkan protokol kesehatan dilingkungan pabrik. Untuk tes swab, kami siap menjalani walaupun pada awal-awal pandemi, karyawan sempat takut menjalani tes tersebut. Tapi setelah mendapat penjelasan dari walikota dan dinas kesehatan, kami akan memberikan pengarahan kepada karyawan agar mengikuti tes swab ini demi menjaga kesehatan semuanya,” pungkasnya.

(Susi)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: