oleh

Tips Sukses Batik Maos Rajasamas Hingga Gaet Pembeli dari Mancanegra

Buletin Indonesia News.com

CILACAP, Jateng- Batik Maos asli Cilacap yang penuh dengan nilai filosofi mampu membuat pembeli mancanegara tertarik untuk memilikinya, tentu saja semua itu berkat usaha seorang Euis Rohaini.

Maka dari tu, Euis berbagi pengalaman tentang cara sukses memasarkan batik ke mancanegara. Salah satunya dengan giat ikut pameran, seperti yang dia lakukan pada Batik Maos Rajasamas yang telah dirintisnya.

“Prosesnya pertama untuk mendapat pembeli ekspor itu sebenarnya kita ketemunya lewat pameran. Sering-sering ikut pameran, setelah pameran itu saya sering mem-follow up,” papar Euis.

Menurutnya, kunci utama dalam meraih perhatian pembeli adalah dengan follow up tentang produk yang dijual. Selain itu, memanfaatkan buku tamu atau kartu nama saat pameran juga menjadi salah satu bagian penting agar mudah terkoneksi dengan pembeli.

Tidak hanya dunia nyata saja, memanfaatkan platfrom media sosial juga Euis lakukan, seperti pada Facebook untuk mencari pembeli. Karena media sosial yang bersifat tanpa sekat ini membuatnya percaya bisa jadi peluang menjangkau pasar mancanegara.

“Sekarang itu sudah lewat media sosial, biasanya saya lewat Facebook. Mudah mencari pembeli yang nanti kita connect, lalu kita kirim surat penawaran,” lanjut Euis.

Euis juga membagikan wawasan tentang apa yang perlu diperhatikan sebelum menjual produk ke mancanegara. Apalagi mengenai perbedaan standar kualitas di setiap negara yang menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan.

“Kalau ekspor kita harus lebih teliti, saya pernah kirim ke Jepang. Padahal sebenarnya menurut kita kontrol kualitas sudah ketat, tapi begitu di kirim ternyata ada putih sedikit langsung ditolak. Jadi ketat untuk kualitas, terutama kebersihan, tergantung negaranya,” ucapnya.

Batik yang berciri khas sandi laskar perang Pangeran Diponegoro ini diketahui berhasil memasuki pasar beberapa negara seperti India, Jerman, Arab Saudi, Itali dan Amerika Latin. Ada tiga jenis yang diproduksi, yaitu batik tradisional, batik cap dan juga batik printing.