Pasca Divaksin, Sejumlah Nakes Kota Banjar Positif. Kadinkes Ungkap Begini…

Pasca Divaksin, Sejumlah Nakes Kota Banjar Positif. Kadinkes Ungkap Begini…

Keterangan : Foto Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jabar, dr. Andi Bastian saat menjalani vaksinasi Covid-19

Buletinindonesianews.com

BANJAR, — Proses pemberian vaksin bagi tenaga kesehatan ditahap awal vaksinasi covid-19 sebagian besar telah dilaksanakan. Selain Tenaga Kesehatan (Nakes), sejumlah pejabat publik pun telah menjalani vaksinasi sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan memberi antibodi yang dapat melawan virus.

Namun, pasca vaksinasi sejumlah Nakes dikota Banjar diketahui masih terpapar virus dan dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid antigen dan Swab Tes.

Hal tersebut rupanya wajar terjadi karena vaksinasi bukan jaminan bebas dari terpapar virus, sehingga seseorang yang telah menjalani vaksinasi diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitasnya.

dr. Sari Wahyu Ningrum, kepala Puskesmas Banjar 3, membenarkan salah satu Nakesnya terpapar virus usai menjalani vaksin.

“Pagi sudah divaksin dan sorenya positif rapid antigen. Jadi, setelah vaksin dosis belum bekerja maksimal saat terpapar,” terangnya.

Hal senada dikatakan dr Andi Bastian, kepala Dinas Kesehatan kota Banjar. Menurutnya, vaksinasi adalah proses saat tubuh kita membentuk antibodi yang kuat agar saat terpapar maka tubuh kita sudah kebal sehingga meminimalisir resiko kematian yang tinggi.

“Resiko terpapar bagi yang sudah di vaksin masih ada selama dosis vaksinasi belum bekerja maksimal. Interval vaksinasi pertama dengan yang kedua berjarak 14 sampai 28 hari paling lambat. Nah, untuk mendapatkan titer antibodi yang bekerja secara maksimal, biasanya terbentuknya pada hari ke 28 setelah penyuntikan dosis pertama,” bebernya.

Jadi, lanjut dr Andi, vaksinasi dapat meminimalisir seseorang dari resiko penyakit berat saat terpapar covid sehingga dapat menekan resiko kematian yang saat ini masih tinggi.

“Akan ada perbedaan bagi seseorang yang terpapar tapi sudah divaksin dengan seseorang yang belum divaksin,” imbuhnya.

(Reporter : Susi)

Admin BIN