Viral! Aksi Nyeleneh Pelajar Pakaikan Masker di Headlamp Sepeda Motornya, Berikut Penjelasan Kapolres Kebumen

Viral! Aksi Nyeleneh Pelajar Pakaikan Masker di Headlamp Sepeda Motornya, Berikut Penjelasan Kapolres Kebumen

BINews

Kebumen,-  Baru-baru ini beredar viral video pelajar nyeleneh di Kebumen. Dalam video berdurasi 24 detik itu memperlihatkan seorang pelajar ditegur oleh personel kepolisian lantaran tidak mengenakan masker sesuai ketentuan. 

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan membenarkan video yang beredar viral itu ada di Kebumen. 

Bagaimana tidak, masker yang seharusnya dikenakan olehnya untuk memutus virus corona covid-19, justru dipakaikan di sepeda motornya.

Masker medis warna hijau itu menempel di headlamp sepeda motor Yamaha Vixionnya. Sehingga personel kepolisian menegur pelajar itu.

Al hasil, video ini pun viral dan banyak dibagikan melalui pesan berantai Whatsapp. 

“Bagaimana ini, lampunya memakai masker. Sedang kamunya tidak mengenakan masker,” tegur polisi berpangkat AKP dalam video itu.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi membenarkan video yang beredar viral ada di Kebumen. 

Saat ditelusuri, video viral itu terjadi di Kebumen tepatnya di depan Kantor Perhutani Kecamatan Karanganyar Kebumen. Sedangkan yang melakukan peneguran itu adalah Kapolsek Karanganyar AKP Kusnadi.

“Betul, video itu kegiatan Yustisi di Kecamatan Karanganyar Kebumen. Kapolsek menegur pelajar yang kedapatan tidak mengenakan masker dengan benar,” jelas AKBP Rudy, Selasa (15/9).

Diungkapkan AKBP Rudy, Polres Kebumen bersama instansi terkait serta Kodim 0709 Kebumen, mulai hari Senin (15/9) tengah gencar melakukan operasi Yustisi pendisiplinan adaptasi kebiasaan baru.

Hal ini dilakukan sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 serta Perbup Nomor 68 tahun 2020.

Operasi Yustisi ini digelar secara statis dan mobiling dengan sasaran tempat yang biasa terdapat kerumunan warga.

Bagi para pelanggar (tidak mengenakan masker dan jaga jarak) akan diberikan sanksi sosial, bisa berupa push up, menyapu hingga menyanyikan lagu kebangsaan. 

“Operasi ini dilaksanakan secara humanis dengan mengedepankan kearifan lokal. Apabila ada pebuatan lain diluar Perbup seperti perlawanan kepada petugas, dilakukan penindakan hukum yang diatur dalam KUH Pidana. Namun sejauh ini di Kebumen belum ada,” ujar AKBP Rudy. 

Operasi Yustisi digelar setiap hari, dari tingkat Polres hingga Polsek. Tujuan operasi ini untuk menekan angka positif covid-19 di Kebumen yang semakin meningkat. 

Mengenai video yang viral itu, adalah pelajar sebuah SMK di Karanganyar terjaring saat Polsek Karanganyar tengah menggelar operasi Yustisi bersama TNI dan instansi terkait pada hari Senin (14/9).

Pelajar itu sebelumnya mengendarai sepeda motor, namun karena tidak mengenakan masker sehingga diberhentikan dan dilakukan teguran. 

(Yatiman/Humas Polres Kebumen)

Admin BIN

%d blogger menyukai ini: