Wabup Ciamis, Baru 11% Keterwakilan Perempuan di DPRD Ciamis

Wabup Ciamis, Baru 11% Keterwakilan Perempuan di DPRD Ciamis

Wabup Ciamis, Baru 11% Keterwakilan Perempuan di DPRD Ciamis

CIAMIS,BINews.com – Pemerintah telah memberi kuota bagi perempuan untuk bisa duduk di parlemen maupun dalam unsur fasilitas dalam kegiatan pemilihan, baru 11% keterwakilan perempuan yang ada di DPRD Kabupaten Ciamis.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra dalam acara Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ciamis yang bertajuk “Bersama-sama Kita Tingkatkan Keterwakilan Perempuan di Parlemen, di Aula Bappeda Ciamis, Kamis (12/11/2020).

“Keterwakilan perempuan di DPRD Ciamis baru ada 11%, semoga dengan terselenggaranya forum diskusi ini mampu memacu peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik,” katanya.

Dijelaskannya, perempuan hanya akan menjadi objek apabila tidak aktif di dunia politik, seperti dalam persyaratan pemilu harus ada kuota 30% keterwakilan perempuan dari setiap partai yang mendaftarkan dalam Pemilihan Legislatif.

“Kita mendorong perempuan ikut serta berpartisipasi di dunia politik, agar bisa menjadi subjek dalam mengambil kebijakan serta memperjuangkan kepentingan perempuan agar tidak terabaikan,” jelasnya.

Menurutnya kalau perempuan tidak terlibat aktif dalam politik, akibatnya orang lain yang akan mengambil keputusan terkait kualitas kehidupan perempuan, padahal orang lain belum tentu mengerti apa yang diinginkan kaum perempuan.

“Kalau perempuan tidak terlibat aktif dalam politik, yang akan memutuskan ya laki-laki, sedangkan laki-laki belum tentu mengerti kebutuhan perempuan untuk mendapatkan cuti hamil, cuti melahirkan, dan sebagainya,” ungkapnya.

Yana mengatakan, tidak mudah masuk dunia politik, karena beberapa konotasi dunia politik itu sebagian beranggapan negatif, hari ini ada idiom bahwa tak ada pertemanan yang abadi dalam politik, kita harus merubah idiom tersebut menjadi pertemanan dalam upaya memelihara ukhuwah pada semua.

“Politik itu adalah alat kekuasaan untuk mensejahterakan masyarakat umum, pandangan tersebut harus terbangun di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Ciamis, Dede Sukendar menyampaikan, tujuan diselenggarakannya Forum Diskusi Politik tersebut untuk memberikan pengetahuan terkait pengembangan politik dan membangun kepercayaan diri perempuan dalam partai, juga sebagai sarana silaturahmi dan komunikasi antar pengurus partai politik di Kabupaten Ciamis.

“Kita mengharapkan kegiatan ini bisa memicu perempuan untuk masuk di dunia politik, sehingga hak perempuan bisa diperjuangkan,” ucapnya.

Dijelaskannya, peserta Forum Diskusi politik terdiri dari 30 orang yang merupakan peserta Pileg terbaik dari hasil pemilu Ciamis kemarin.

“Disamping pembekalan, kegiatan ini juga sebagai upaya memotivasi perempuan sebagai kader politik dan meningkatkan jumlah perwakilan perempuan di parlemen,” pungkasnya. (Nank)

Admin BIN