oleh

Wakil Wali Kota Banjar Kunjungi Pengobatan Stroke dengan Herbal Demi Bertemu Sosok Ini

Buletin Indonesia News.com

BANJAR, Jawa Barat – Seorang Purnawirawan Polisi Polda Jabar, Entis Sutisna (61) menderita stroke dan sempat menjalani pengobatan secara medis selama beberapa kali.Ketua RW 14 Lingkungan Sukarame Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar ini hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur. Berdasarkan keterangan dokter, strokenya tersebut dipicu dari tensi yang tinggi.

Selama sakit, Entis mengaku menjaga asupan pola makannya berdasarkan rekomendasi ahli gizi. “Kemudian saya diberi resep herbal oleh pa haji Alik, untuk bahan-bahan herbalnya ternyata mudah dan banyak disiapkan oleh alam,” terang Entis.

Beberapa bahan herbal seperti Cecendet, daun sukun, antanan dan daun dewa di rebus dan d minum airnya. Sang istri dengan rutin menyiapkan ramuan herbal tersebut mulai dari mencari bahan sampai meraciknya sendiri.

Begitu beberapa kali meminum ramuan herbal seperti yang direkomendasikan seorang sosok inspiratif, H Alik Sutaryat, Konsultan Pemberdayaan pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan asal Sukarame, Entis mulai merasakan perubahan.

“Alhamdulillah, sebelumnya saya hanya bisa terbaring dan setelah meminum herbal mulai bisa bangun sampai akhirnya sekarang saya sudah bisa berjalan,” bebernya.Kendati saat ini belum bisa berjalan jauh, Entis bersyukur ramuan herbal berhasil mengobati stroke nya. “Saya harus jalani pengobatan herbal tersebut sampai enam bulan,” imbuhnya.

Saat ditemui di kediamannya H. Alik mengaku senang bisa membantu warga yang membutuhkan ilmu maupun pengetahuan mengenai tanaman herbal. “Pada dasarnya semua tanaman itu adalah obat herbal selama kita bisa mengolahnya untuk pengobatan,” ujarnya.

Pria yang memiliki ratusan binaan petani herbal dan organik ini mengaku ingin ilmunya bermanfaat bagi orang banyak terutama masyarakat Kota Banjar.

Dayung bersambut, Wakil Wali Kota Banjar, H Nana Suryana secara pribadi menyempatkan diri untuk berkunjung dan membahas terkait potensi tanaman herbal yang bisa di kembangkan di Kota Banjar. “Luar biasa pa Alik ini, banyak binaannya baik itu mahasiswa maupun kelompok tani dan pemerintah dari luar daerah bahkan dari luar Negeri yang sengaja datang ke Kota Banjar untuk belajar dan mengikuti pelatihan dari beliau,” papar Nana.

Dirinya berharap, Pemerintah Kota Banjar dapat menangkap potensi yang dimiliki H Alik agar dapat diterapkan di Kota Banjar, baik itu melalui petani, Kelompok wanita tani maupun PKK. (Bayu**)

News Feed