Wakil Walikota Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pelaku Koperasi dan UKM (DAK Non fisik) Sub Kegiatan Kewirausahaan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar T.A 2020

Wakil Walikota Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pelaku Koperasi dan UKM (DAK Non fisik) Sub Kegiatan Kewirausahaan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar T.A 2020

Wakil walikota buka kegiatan peningkatan kapasitas SDM pelaku koperasi dan UKM (DAK Non fisik) sub kegiatan kewirausahaan dinas Koperasi, UKM dan perdagangan kota Banjar tahun anggaran 2020

Banjar,

Dinas koperasi, UKM dan perdagangan kota Banjar selasa pagi (22/9) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas SDM pelaku koperasi dan UKM dengan sub kegiatan kewirausahaan di RM H Dian yang berlokasi di lingkungan Cipadung kelurahan Purwaharja kecamatan Purwaharja kota Banjar yang diikuti puluhan pelaku wirausahawan muda kota Banjar.

Wakil walikota Banjar, H Nana Suryana yang menghadiri kegiatan tersebut sangat mengapresiasi pelaku UKM dikota Banjar yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, terdapat 10.044 pelaku UKM d kota Banjar dari 200.4000 penduduk kota Banjar.

“Artinya ini memiliki potensi yang sangat besar di masa pandemi. Dimana perekenomian harus bangkit dan kegiatan ini sangat memiliki nilai plus bagi para pelaku wirausaha agar dapat mengembangkan strategi penjualannya lagi, ” urainya.

Dalam sambutannya, wakil walikota mengingatkan mengenai protokol kesehatan 3M kepada seluruh peserta untuk diterapkan dalam kegiatan karena kota Banjar saat ini mengalami peningkatan yg signifikan akibat migrasi virus.

“selama ini pemerintah sudah berupaya keras melakukan pencegahan melalui swab n rapid tes secara massif. Sayangnya, akibat lengah n kebablasan migrasi virus tetap masuk ke kota Banjar,” imbuhnya.

Wakil walikota menyebutkan angka kemiskinan d kota Banjar sempat rendah namun sejak pandemi kembali menukik tajam. Sisi dilematisnya bagi pemerintah karena dampak pandemi mengakibatkan beberapa perusahanan mem-phk sejumlah karyawan perusahaan yang sedang bertahan dari krisis pandemi dengan cara mengurangi karyawan sebagai beban biaya operasional.

“Kalau berbicara lapangan pekerjaan, kewirausaan akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi pengangguran dan lapangan kerja tidak ada. Dan menjadi seorang wirausaha yang berhasil, harus memiliki mental kuat dan semangat yang tinggi sehingga bisa membaca peluang,” paparnya.

Jadi, kunci keberhasilan seorang wirausahawan bukan karena faktor lama atau sebentarnya berwirausaha.

“kita harus berinovasi dan kreatif dalam membuka peluang usaha, jangan menunggu d berikan peluang oleh pemerintah,” pungkasnya.

(Susi)

Admin BIN