Wali Kota Hadiri Panen Hadiah Simpedes BRI Kancab Banjar

Wali Kota Hadiri Panen Hadiah Simpedes BRI Kancab Banjar

Wapinwil BRI Bandung dan Kapincab BRI Banjar saat memberikan keterangan pers

BANJAR, buletinindonesianews.com – Gelaran panen hadiah simpedes BRI hari ini, Rabu (25/11) dilaksanakan di lantai 3 Kantor cabang BRI Banjar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat pasca 2 pegawainya terkonfirmasi positif.

Acara tebar hadiah yang dilakukan secara live di 35 BRI Unit khusus bagi nasabah Simpedes BRI ini dihadiri Wali Kota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih, kepala Dinas KUMKMP, Edi Herdianto, kepala Dinsos Hj Suryamah, wapinwil bidang bisnis mikro kanwil BRI Bandung, Andreas Chandra Santoso, Kapincab BRI Banjar, Affandi Ahmad dan beberapa nasabah yang hadir mewakila 450 ribu nasabah BRI cabang Banjar yang tersebar di wilayah kota Banjar Sampai dengan Kabupaten Pangandaran.

Undian panen hadiah simpedes kali ini membagikan hadiah utama 1 unit mobil suzuki Ertiga type GL, 8 unit motor Mio M3 CW 225 cc, 7 unit motor new Fino series 125 cc, 35 unit TV LED Sharp 32 inc” dan 5 unit 43 inc”, 17 unit mesin cuci Panasonic dan 12 unit Lemari es Sharp.

Kepala pimpinan cabang BRI Banjar, Affandi Ahmad mengungkapkan bahwa acara panen hadiah simpedes rutin dilakukan setahun dua kali.

“biasanya acara ini dilaksanakan dengan gebyar, namun saat ini menyesuaikan dengan masa pandemi sehingga dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan dan tamu undangan dibatasi demi menghindari penyebaran virus,” urainya.

Dikatakannya, saat ini BRI tengah menerapkan sistem digitalisasi pasar di kota Banjar. Pilihan pasar Banjar ditambahkan Affandi karena pasar tersebut merupakan pasar terbesar dikota Banjar dan memiliki interaksi sangat tinggi sehingga akan membantu mengurangi kerumunan dan beresiko tinggi terhadap penyebaran virus.

“kami telah menerapkan sistem digitalisasi pasar yang sesuai dengan era pandemi covid-19. Harapannya, adalah mengurangi kerumunan, selain membantu mempermudah nasabah dipasar dalam mengurangi interaksi langsung dengan pembelinya juga untuk mendapatkan pelanggan baru agar omset tetap terjaga, saat ini baru pasar Banjar sasarannya tapi kedepannya rencananya target kami adalah pasar Langensari,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, walikota Banjar mengaku sangat mengapresiasi program BRI yang digelontorkan kepada nasabah BRI melalui sistem digitalisasi pasar.

“saat ini, kita harus bangkit dari keterpurukan. Saya bangga dari 450 ribu nasabah di BRI cabang, 100 ribu diantaranya merupakan warga kota Banjar yg menabung. Artinya, hampir 50% warga kota Banjar yang menabung,” urainya.

Walikota Banjar melanjutkan pihaknya sangat mengapresiasi total action BRI dalam menerapkan digital pasar.

“semoga digitalisasi pasar bagi pedagang pasar Banjar dapat menaikan omset BRI dan perkonomian dapat berjalan dengan mengantisipasi kerumunan dipasar. Hampir 50% warga kota Banjar yg menabung simpedes. Artinya dimasa pandemi ini ketahanan ekonomi tetap ada,” harapnya.

Hal senada dikatakan kepala dinas KUMKMP kota Banjar, Edi Herdianto. Menurutnya, sistem digitalisasi pasar selain mempermudah transaksi antara pendagang dan pembeli juga dapat mengurai kerumunan di pasar yang saat ini sudah terdapat banyak cluster terkonfirmasi positif.

“sistem ini sangat membantu pelaku UMKM dikota Banjar khususnya pedagang pasar Banjar. Semoga sistem ini dapat diterima di masyarakat karena sesuai dengan kondisi pandemi seperti sekarang, program digitalisasi pasar dapat mencegah penyebaran virus lewat transaksi langsung,” sambutnya.

Wapinwil BRI Bandung, Andreas Chandra Santoso dalam keterangan persnya mengatakan bahwa sistem digitalisasi pasar saat ini dapat diperoleh melalui website pasar.id Secara gratis. Sementara sistem pembayaran dapat dilakukan secara cash dan dapat menggunakan layanan aplikasi Link Aja dengan discount transaksi 20%.

“untuk digitalisasi pasar, saat ini sudah ada 2 ojeg yang diberdayakan untuk melakukan DO belanjaan dan selama transaksi dapat dilakukan dengan aplikasi WA yang nantinya penjual dan pembeli masih dapat melakukan tawar menawar begitu pula dengan ongkirnya.

“sudah ada 30 pedagang yang menggunakan sistem kami dan mereka.nantinya memiliki QR Code untuk cara pembayaran online. Dalam satu bulan ini sudah tercatat 300 transaksi dengan nominal sekitar 20 juta rupiah. Saat ini, kami fokuskan terlebih dahulu ke 30 pedagang tersebut untuk membuka market baru bagi mereka,” jelasnya.

Di penghujung acara, setrlah melalui masa pengundian, ditetapkan pemenang grand prize hadiah utama 1 unit mobil diperoleh oleh nasabah atas nama Ooh Romlah dari unit BRI Padaherang kabupaten Pangandaran.

(Susi)

Admin BIN