Walikota Banjar Putuskan Toserba Yogya Ditutup, 30 Karyawan di Isolasi di RSUD

Walikota Banjar Putuskan Toserba Yogya Ditutup, 30 Karyawan di Isolasi di RSUD

Buletin Indonesia News,

Banjar, — Drama penjemputan 30 karyawan toserba Yogya menjadi pelik manakala terjadi negosiasi yang cukup alot antara pihak managemen dan tim gugus tugas yang sore ini memutuskan untuk melakukan penutupan sementara dan mengisolasi karyawannya.

Keputusan mengisolasi karyawan tersebut dilakukan pasca satu orang karyawan reaktif IgG terdeteksi melalui Rapid diagnostik test Minggu lalu.

Walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih memberi penjelasan kepada manajemen Yogya mengenai protokol Covid-19 yang harus dijalankan setelah satu karyawannya di diagnosis reaktif.

Walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih memberi penjelasan kepada manajemen Yogya mengenai protokol Covid-19

“Sudah menjadi protokolnya bahwa karyawan yang diduga pernah memiliki riwayat kontak dengan karyawan yang sebelumnya reaktif untuk di isolasi dan dirawat,” tegas walikota.

Kendati sempat mendapatkan aksi penolakan dari sejumlah karyawan, akhirnya 15 karyawan berkenan untuk mengikuti himbauan tim gugus tugas guna menjalankan isolasi di RSUD dengan menggunakan bus sekolah yang sudah disiapkan pemerintah kota Banjar.

“Kami sudah menyiapkan 2 kendaraan untuk menjemput 30 karyawan Yogya, dan setelah menunggu sekian lama akhirnya 15 karyawan bersedia untuk kami antar ke RSUD,” terang Plt Kadishub kota Banjar Ajat Sudrajat yang nampak melakukan pengamanan disekitar lokasi toserba bersama gabungan petugas dari TNI, Polri, Satpol-PP dan BPBD.

“Alhamdulillah, 15 karyawan bersedia menjalankan isolasi di RSUD sebagai rumah sakit rujukan dan sisanya yang 15 karyawan lagi menurut pihak manajemen kebetulan bertugas di lain shift,” ungkap Dr Agus Budiana, kabid pencegahan dan pengendalian penyakit dinas kesehatan kota Banjar.

“Sebanyak 8 karyawan dan 7 karyawati yang diisolasi nantinya akan menjalani tes swab di RSUD,” tutupnya.

(Susi)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: