Walikota Banjar Resmi Umumkan PSBB Jilid 2 Berakhir, Siapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Walikota Banjar Resmi Umumkan PSBB Jilid 2 Berakhir, Siapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Buletin Indonesia News,

Banjar,– Sore ini walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih, resmi mengumumkan berakhirnya masa PSBB jilid dua dan menyambut adaptasi kebiasaan baru (AKB) seusai rapat koordinasi tim gugus tugas dengan Forkopimda di sekretariat Covid-19 kota Banjar, Selasa (2//6/2020).

Didampingi wakil walikota, Kapolres, Dandim dan Kajari, walikota menyatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan tekhnis pemberlakuan AKB.

“Kami tengah menyiapkan semuanya berkaitan dengan pemberlakuan AKB dan rencananya Kamis sudah kami launching,” terangnya.

Dijelaskan walikota, pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk merubah perilaku masyarakat secara bertahap dengan mendisiplinkannya melalui sanksi sosial apabila masih melanggar protokol kesehatan. Selain itu, aktivitas ekonomi sudah bisa berjalan dengan catatan dibuatkan surat pernyataan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan berikut dengan fasilitas pendukungnya.

“Untuk sektor ekonomi, akan kami buatkan surat pernyataan untuk menjalankan protokol kesehatan, apabila melanggar maka akan kami beri sanksi secara bertahap, mulai dari peneguran, secara tertulis dan langkah terakhir dengan penutupan,” tandasnya.

Dalam keterangan pers rilisnya dihadapan sejumlah awak media, walikota menyatakan bahwa dalam masa AKB program karantina GBP ditutup dan tindakan selanjutnya dilakukan melalui isolasi mandiri.

“Untuk posko perbatasan sebagai chek point’ penyekatan kendaraan, akan tetap dilaksanakan menyesuaikan jadwal PSBB tingkat Jawa barat yang masih berjalan, disamping didirikannya posko-posko dititik rawan dan di pusat-pusat keramaian,” imbuhnya.

Saat disinggung mengenai sejumlah kasus reaktif yang masih menunggu hasil swab, walikota mengatakan pihaknya saat ini merujuk ke persiapan new normal.

“Kebijakannya tentatif ya, tergantung situasi dan kondisi nanti, untuk sementara kota Banjar nihil dari kasus terkomfirmasi positif Covid-19 sesuai dengan data yang disampaikan Gubernur Jawa barat,” jawabnya.

Walikota berharap, dengan pemberlakuan new normal masyarakat tidak ber-euphoria secara berlebihan dan tetap menjalankan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

(Susi)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: