YPHLI Ajak Warga Budidaya Clarias Batracus

YPHLI Ajak Warga Budidaya Clarias Batracus

JAKARTA, BINews.com – Sebagai Yayasan Sosial yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan, Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia ( YPHLI ) dengan LSM HLI nya tidak hanya beraktivitas bergerak di bidang penghijauan lingkungan seperti penanaman bibit pohon, edukasi dan sosialisasi pencegahan bahaya bencana alam ataupun aksi bersih lingkungan.

Dalam menjalankan edukasi pemberdayaan usaha masyarakat kecil Minggu 15 /11/ 2020, Hijau Lestari Indonesia bersama warga Pulokambing , Kel. Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, YPHLI kembali menggelar giat sosial berupa penebaran bibit ikan, dan jenis yang ikan yang dipilih adalah ikan lele.

YPHLI kembali menggelar giat sosial berupa penebaran bibit ikan lele untuk warga pulokambing

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, dengan penyerahan bibit ikan lele yang di serahkan langsung Ketua umum YPHLI, Boy Junafiah kepada warga di Pulokambing.

Perwakilkan penerima bibit lele diterima oleh pria yang akrab disapa bang Caik, untuk membantu warga dalam berbudidaya ikan, wargapun sangat antusias menerima bibit ikan lele yang akan ditempatkan di kolam pemeliharaan yang memang sudah disiapkan warga.

Dalam acara tersebut Ketua Umum YPHLI Boy Junafiah menyampaikan bahwa mekanisme pemeliharaan diserahkan kepada warga langsung dan tetap dipantau oleh YPHLI melalui HLI Jakarta dalam pengembangan budidaya ikannya.

Lanjut Boy Junafiah mengapa memilih ikan jenis ini? dikatakannya Clarias Batracus atau yang biasa kita kenal dengan sebutan ikan lele ( catfish ) adalah merupakan jenis ikan yang banyak diternakan untuk dikonsumsi.

“Selain murah serta mudah dalam pemeliharaan dan dikembangkan biakan untuk tujuan komoditas semisal dijadikan makanan olah jadi atau untuk dijual ataupun dijadikan obyek untuk yang hobi memancing, ikan jenis ini ternyata banyak memiliki kandungan gizi,” ucap Boy pada Media dalam acara penyerahan ikan Lele diPulokambing, Minggu (15/11/20).

Sambung Boy ikan lele ini bermanfaat bagi tubuh manusia, dalam penelitian, tiap 100 gram ikan lele mengandung zat yang berfungsi sebagai sumber energi, protein, lemak dan natrium.

jelasnya, Lele juga dianggap sebagai salah satu ikan air tawar yang tidak kalah kandungan gizinya dari makanan laut seperti salmon, ikan tuna kalengan bahkan udang.

Dalam penelitian lainnya, ikan lele juga adalah salahsatu jenis ikan yang mengandung kadar Merkuri lebih rendah dari yang lainnya.

“Dalam hal kerjasama, warga berharap agar lebih ditingkatkan lagi kedepannya dalam budidaya ikan ini lebih berkembang,” pungkasnya.

(TN/A)

Admin BIN