YPHLI Ajak Warga Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai

YPHLI Ajak Warga Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai


Buletin Indonesia News,
Jakarta
, — Bicara tentang sampah seringkali menimbulkan problem bagi sebagian besar orang, tetapi sebagian kecil orang sangat mengharapkan keberadaannya. Namun bagi mereka yang kreatif sampah dapat didaur ulang menjadi barang yang berguna dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Seperti sampah organik yang disulap menjadi kompos atau kertas bekas yang bisa didaur ulang menjadi karya seni.


Hal tersebut diungkapkan Ketua YPHLI, (Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia) Boy Junafiah saat mengadakan sosialisasi dengan melakukan program pemilahan sampah serta membuat tempat sampah, di Klender Jatinegara Cakung Jakarta Timur , Jumat (20/03/2020).

salah satu contoh sampah dapat berguna dan bernilai tinggi dengan membuang sampah langsung di tempatkan sesuai dengan jenis sampahnya


Sedangkan proses pemilahan sampah tidaklah mudah debit sampah yang terus menerus bertambah tiap tahunnya seiring dengan kehidupan manusia, oleh karena itu perlu dikaji apakah benar dilakukan pemilahan sampah pada saat membuang sampah itu sendiri ? sambungnya.


Lanjut Ketua YPHLI Boy Junafiah pelestarian alam bisa dilakukan dengan hal yang paling sederhana, contohnya jangan membuang sampah sembarangan terlepas ada yang melihat atau tidak. Penanganan sampah di Indonesia sudah diatur dalam UU no 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.


“Amanat UU ini tidak akan berjalan jika prilaku masyarakat masih mementingkan diri sendiri. Maka dari itu marilah kita tempatkan sampah dimana semestinya ia berada, karena satu sampah yang kau lupakan akan memberi dampak yang tidak terlupakan. Seperti banjir misalnya, Banjir yang terjadi salah satu penyebabnya adalah banyaknya sampah yang dibuang sembarangan,” Jelas Boy.


Pada tingkat rumah tangga dapat berpengaruh terhadap proses pengolahan sampah ditempat pembuangan akhir (TPA).Pengurangan sampah akan sulit dilakukan,karena semuanya berakhir di TPA tanpa ada pengelolaan ditingkat sebelumnya.


“Masalah sampah ini seperti tidak ada habisnya, alasannya sederhana karena semua manusia setiap harinya memproduksi sampah, banyak solusi yang harus dilakukan, dengan mengolah sampah tersebut me manfaat,” tutupnya.


(Tn/A)

Admin BIN

%d blogger menyukai ini: