oleh

Anies Baswedan Membuat Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Santri di Ciamis Menyesal, Mengapa?

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar – Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Santri Ciamis sesalkan sikap Anies Baswedan yang sibuk berkampanye disaat negara sedang fokus pada pemulihan. Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan akan mengunjungi Tasikmalaya dan Ciamis pada 19-20 November 2022 mendatang.

Ketua Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Santri Kabupaten Ciamis Ihsan Mujahid berkata, pihaknya bangga Ciamis menjadi sasaran sebagai lumbung suara di perhelatan Pilpres 2024. Namun, ada beberapa hal yang disayangkan pada Anies.

Pertama dimana saat ini Presiden Republik indonesia dan pejabat negara tengah berfokus pada kegiatan pemulihan negara. Namun, terdapat calon dan juga perahunya justru malah sibuk berkampanye.

“Padahal belum ada jadwal dan waktu kampanye yang ditentukan oleh penyelenggara pemilu, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan juga badan pengawas. Pemilu (Bawaslu),” katanya.

Ihsan meyakini semua yang dilakukan Anies Baswedan memiliki tujuan yang baik. Namun, di momen yang kurang tepat. Selain dengan agenda Negara di Pulau Bali, acara kehadiran Anies Baswedan ke Kabupaten Ciamis juga bersamaan dengan agenda Porprov Jabar yang diselenggarakan di Kabupaten Ciamis.

“Ini juga menurut saya kurang pas dan harus ada sikap tegas dari Pemerintah Kabupaten Ciamis,” tegas Ihsan.

Kedua berkaitan dengan politik identitas. Ihsan meminta Anies membuat statement tentang yang pernah terjadi dalam ruang lingkup politik identitas di DKI Jakarta. Karena menurutnya, sampai saat ini belum ada statement yang jelas terkait hal tersebut.

“Kenapa kami meminta Pak Anis membuat statement. Karena untuk bukti bahwa politik identitas yang terjadi di DKI jakarta tak akan pernah terjadi lagi di Indonesia, terkhusus di daerah daerah yang akan Pak Anies kunjungi,” ujarnya.

Jika belum ada ada statement dan klarifikasi terkait politik identitas yang terjadi di DKI Jakarta dari Anies sampai tanggal 20, Ihsan mengancam pihaknya akan menolak kedatangan Anies ke Ciamis.

“Maka kami sebagai warga mahasiswa dan juga santri kabupaten Ciamis akan menolak kedatangan Pak Anies ke Kabupaten Ciamis. Jika perlu ada aksi maka akan kami lakukan aksi, bisa itu massanya puluhan, ratusan atau ribuan,” tuturnya.

Walaupun begitu, Ihsan menyakini bahwa Anies merupakan orang hebat. Ia mengaku sudah mengetahui karya-karya Anies selama menjabat jadi gubernur di DKI Jakarta.

“Semoga permintaan kami di atas bisa dipenuhi dan menjadi awal baik bagi Pak Anies melangkah di Pilpres 2024 nanti,” ucapnya.