oleh

Di Tengah Gencarnya Promosi Wisata Daerah, Diskominfo Ciamis Malah Wisata Ke Dieng Jawa Tengah

Foto (Istimewa) : Pegawai Diskominfo Ciamis Saat Di Objek Wisata Dieng Tidak Patuh Prokes (Untuk melindungi privasi, wajah kami samarkan)

Buletin Indonesia News.com
CIAMIS, Jabar —
Ditengah Pandemi Covid 19 ini Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Ciamis justru memilih liburan ke luar kota. Tak hanya itu, foto-foto suasana liburan di objek wisata Dieng Jawa Tengah memperlihatkan bahwa rombongan wisatawan dari Diskominfo Ciamis ini tidak patuh Protokol Kesehatan karena tanpa mengenakan masker. Tak hanya itu, ditengah gencarnya Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Kabupaten Ciamis mempromosikan objek wisata di Kabupaten Ciamis hingga meluncurkan Vicimag serta website (laman) visitciamis.com ternyata tidak menjadi inspirasi bagi Diskominfo Ciamis.

Informasi yang dihimpun, liburan Diskominfo Ciamis, Jawa Barat menggunakan lebih dari 4 Bis, bahkan di Bis ke 5 terpampang spanduk bertuliskan “Bus 5 Diskominfo Ciamis Ulin Bareng ka Dieng Jumat, 10-12 Desember 2021”.
Hendri, salah satu pegawai Diskominfo Ciamis, kepada Buletin Indonesia News.com mengatakan rombongan Pegawai Diskominfo Ciamis ke Objek Wisata Dieng adalah dalam rangka refresing. Hendri yang mengaku tidak ikut dalam acara refresing ini mengatakan rombongan dari Diskominfo yang berwisata ke Dieng ini tidak menginap.

“Berangkat Jumat (10/12/21_red) malam alias malam Sabtu abis (Shalat) isya. Pulang Sabtu malam Minggu jam 22.30 nyampe kantor” kata Hendri saat dikonfirmasi via Whatsapp, Minggu (12/12/21).

Hendri juga mengatakan, kegiatan wisata rombongan Diskominfo ini sudah diketahui dan diizinkan oleh Bupati Ciamis.

Menanggapi hal tersebut Akademisi Universitas Galuh Ciamis, H. Aan Anwar S., S.IP., M.Si mengatakan bahwa aktivitas wisata Diskominfo Ciamis ke Dieng Jawa Tengah bukanlah sesuatu hal yang tabu ataupun tidak boleh. Hanya saja, menurut Aan, momennya tidak tepat karena situasi saat ini masih Pandemi Covid 19, bukan Endemi. Tak hanya itu, Aan yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Kampus Universitas Galuh ini menyesali kegiatan wisata Diskominfo Ciamis hampir semua tidak mematuhi Prokes karena tidak menggunakan Masker, sebab Diskominfo adalah bagian dari Satgas Penanangan Covid 19 Di Kabupaten Ciamis. Dia berharap  anggaran yang digunakan untuk kegiatan wisata Diskominfo Ciamis ini tidak dalam rangka menyerap anggaran dengan memanipulasi laporan administrasi.

Masih menurut Aan “kalau sekedar refresing berfoto ditempat yang tinggi, Ciamis kan punya curug salosin yang kalau sekedar refresing dengan berfoto bersama medianya luar biasa bisa melihat kota tasikmalaya dari Atas Gunung Sawal, kalau ini dilakukan tentu dapat dikatakan bagian dari promosi wisata di Kabupaten Ciamis kan sudah merupakan bagian dari kewajiban SKPD di Ciamis, apalagi dengan tetap melakukan prokes, wah bisa dibilang mantapp kalau ini dilakukan. Dan masih banyak objek wisata lainnya” paparnya.

Selain itu, Aan juga menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Ciamis sudah meluncurkan Vicimag serta website (laman) visitciamis.com agar berwisata di Ciamis saja.

“Pasti bukan tanpa maksud dan tujuan, tentu saja agar Masyarakat Ciamis menikmati Objek Wisata yang tersebar di seluruh wilayah sekitar Kabupaten Ciamis. Perputaran uang di objek wisata Ciamis bisa membantu percepatan ekonomi masyarakat sekitar, mengangkat objek wisata daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Wisata. Ketika SKPD Ciamis melakukan kegiatan wisata di luar Ciamis tentunya launching wisata di Ciamis Saja ini tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Semoga kegiatan Diskominfo Ciamis ini tidak menjadi inspirasi bagi SKPD lainnya untuk ikut-ikutan berwisata ke luar Ciamis, apalagi di momen yang kurang tepat” papar Aan Minggu (12/12/21). (**Agus Firman)

News Feed