Berikut Enam Daftar Reward Patuh Protokol Kesehatan yang Dilakukan Polres Kebumen, Nomor Empat Bikin Ngiri!

Berikut Enam Daftar Reward Patuh Protokol Kesehatan yang Dilakukan Polres Kebumen, Nomor Empat Bikin Ngiri!

BINews

Kebumen -Penting bagi warga masyarakat Kebumen untuk mengenakan masker setiap bepergian keluar rumah. Hal ini karena kasus positif corona covid-19 di Kebumen masih tinggi. 

Kesadaran mengenakan masker penting, karena efektif untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Hal ini sesuai himbauan dari badan kesehatan dunia WHO.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan yang tengah digencarkan berikan reward pada masyarakat

Sisi menarik, jika terjaring operasi yustisi saat mengenakan masker, warga akan mendapatkan reward dari Polres Kebumen. 

Siapa yang tidak suka jika diberi reward? Jika dihadapkan sebuah pilihan, reward atau sanksi, semua akan memilih reward. 

Itulah strategi Polres Kebumen dalam menegakkan protokol kesehatan di Kebumen. Warga yang tertib diberi reward. 

Berikut daftar reward dari Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan yang tengah digencarkan selama pendemi virus corona. 

  1. Warga yang tertib mengenakan masker, selanjutnya dicek dompetnya kosong, oleh Kapolres diberi uang saku.
  2. Warga yang tertib mengenakan masker, terutama ibu-ibu, diberi reward berupa hadiah sayur dari Kapolres Kebumen. 
  3. Warga yang tertib mengenakan masker saat terjaring operasi, diberi wedang jahe dan jamu oleh Kapolres Kebumen. 
  4. Penjual keliling tertib menggunakan masker, diundang Kapolres Kebumen selanjutnya dagangannya diborong.
  5. Warga yang tertib mengenakan masker, diberi bunga oleh Polwan Polres Kebumen. Romantis kan?
  6. Warga yang tertib mengenakan masker diberi nasi kuning oleh Kapolres Kebumen. 

Selanjutnya Polres Kebumen juga melakukan sanksi kepada warga yang tidak patuh protokol kesehatan. Berikut daftar sanksi yang pernah dilakukan oleh Polres Kebumen selama operasi yustisi. 

  1. Pelajar yang kedapatan tidak mengenakan masker diberi sanksi sosial menyanyi lagu kebangsaan di depan umum.
  2. Warga yang tidak tertib protokol kesehatan dan terjaring operasi yustisi, diberi sanksi menghafal Pancasila di depan umum.
  3. Warga masyarakat yang tertangkap basah tidak mengenakan masker diberi sanksi sosial membersihkan fasilitas umum.
  4. Pelajar yang kedapatan tidak mengenakan masker diberi sanksi pushup sambil mengucapkan kalimat afirmasi positif (saya akan mengenakan masker, saya akan tertib protokol kesehatan, saya akan patuh terhadap protokol kesehatan).
  5. Sanksi sosial diberikan kepada pelanggar bersifat tawaran. Pelanggar akan memilih sendiri sanksi untuk dirinya. Bisa menyanyi, menghafal Pancasila, pushup, ataupun membersihkan fasilitas umum. 

“Siapa yang patuh akan dapat reward. Yang melanggar akan mendapat sanksi,” jelas AKBP Rudy, Selasa (20/10).

Mengenakan masker, jaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan bukan hal yang sulit.

“Lebih baik menjaga daripada mengobati. Sayang diri sendiri, keluarga dan orang lain. Mari patuh protokol kesehatan,” pungkas AKBP Rudy. 

Diungkapkan AKBP Rudy, sedikitnya dari tingkat Polres hingga Polsek operasi yustisi digelar sebanyak 81 kali kegiatan. 

81 kegiatan berdasarkan intruksi AKBP Rudy, di mana operasi yustisi minimal dilakukan 3 kali sehari dari tingkat Polres hingga Polsek.

“Polres ditambah 26 Polsek dikali 3 kegiatan. Kurang lebih 81 kegiatan operasi yustisi,” tandasnya. 

(Yatiman/Humas Polres Kebumen)

Admin BIN