Capai Total 307 Kasus, Kota Banjar Berada di Zona Oranye

Capai Total 307 Kasus, Kota Banjar Berada di Zona Oranye

Capai Total 307 kasus, kota Banjar berada di Zona Oranye

BANJAR, buletinindonesianews.com – Peta resiko Covid-19 kabupaten/kota di Jawa Barat berdasarkan indikator epidemiologi yang diuraikan sub divisi data dan kajian epidemiologi divisi penanganan kesehatan satgas penanganan Covid Jawa Barat menunjukan level resiko kewaspadaan kota Banjar berada dalam status zona oranye atau beresiko sedang terbilang 21-27 Desember 2020.

Kota Banjar masuk ke daftar 18 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat yang berstatus zona oranye sementara zona merah masih disandang kabupaten Karawang, Bandung Barat, kota Depok dan kota Tasikmalaya. Untuk zona kuning atau daerah beresiko rendah di Jawa Barat ada di kabupaten Cianjur, Tasikmalaya, Indramayu, Subang dan Pangandaran.

Terhitung hari ini, Selasa (29/12) ada 16 kasus penambahan yang dirilis satgas penanganan covid kota Banjar dengan rincian 74 kasus positif aktif, 223 kasus sembuh dan 10 kasus meninggal dunia.

Dr Agus Budiana, kabid pencegahan dan pengendalian penyakit Dinkes Kota Banjar

Dari penambahan tersebut, diterangkan kabid pencegahan dan pengendalian penyakit pada Dinas kesehatan kota Banjar, dr Agus Budiana, cluster terbanyak masih didominasi pesantren, perkantoran dan keluarga.

Menurutnya, penambahan kasus yang terjadi saat ini salah satunya merupakan dampak dari habisnya stock reagon selama seminggu lebih.

“kami mohon maaf apabila sebelumnya ada keterlambatan dalam penyampaian hasil swab karena kami sempat kehabisan stock reagon sehingga pemeriksaan swab sempat terkendala,” paparnya.

z”sekarang sudah normal kembali dan saat ini laboratorium RSUD kota Banjar sudah dapat mengambil sample maksimal 100 sample/hari untuk mengoptimalkan pengambilan swab kedepannya,” pungkasnya.

(Susi)

Admin BIN