oleh

Danrem 045/Gaya dan Forkopimda Rakor Pembahasan Konflik Sosial di Perairan Teluk Kelabat.

Bangka Barat, buletinindonesianews.com — Penrem 045/Garuda Jaya. Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI M Jangkung Widyanto, S.I.P., M.Tr.(Han). bersama Forkopimda Provinsi Babel melaksanakan Rapat Koordinasi terkait pembahasan Konflik Sosial di Perairan Teluk Kelabat, Senin 02/08/ 2021 bertempat di Rumah Makan Pondok Laut Pelabuhan Bakit Desa Bakit Kecamatan Jebus Bangka Barat.

Rapat Koordinasi oleh Forkopimda Babel dengan perhimpunan nelayan Desa Kelabat, nelayan Desa Riding Panjang, nelayan Desa Bakit dan Forkopimda Bangka dan Bangka Barat serta unsur terkait lainnya.

Rapat Koordinasi oleh Forkopimda Babel dengan perhimpunan nelayan Desa Kelabat, nelayan Desa Riding Panjang, nelayan Desa Bakit dan Forkopimda Bangka dan Bangka Barat serta unsur terkait lainnya.

Danrem dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi kali ini sebagai lanjutan dari Rakor sebelumnya beberapa bulan yang lalu yang tujuannya tetap sama yaitu menyelesaikan permasalah antara tambang dengan nelayan.

perhimpunan nelayan Desa Kelabat, nelayan Desa Riding Panjang, nelayan Desa Bakit

Brigjen TNI M Jangkung mengungkapkan bahwa penyelesaian permasalahan ini memerlukan waktu yang cukup lama karena adanya kepentingan masing-masing antara penambang dan nelayan.

Namun penyelesaiannya tetap mengedepankan jalan damai dan mencari solusi yang terbaik sehingga tidak ada satu pihakpun yang dirugikan.

Sementara Gubernur Dr H Erzaldi Rousman SE MM mengatakan operasi sudah sering dilakukan oleh pihak keamaan, untuk penyelesaiannya semua pihak harus kompak dan bersama-sama jangan sampai terjadi masyarakat diadu domba.

Selanjutnya kerjasama dan partisipasi semua pihak agar para penambang khususnya yang ilegal mengikuti aturan agar menarik diri dari lokasi area nelayan.
Red

News Feed