Gubernur Jabar Turunkan Bantuan dari 7 Pintu Saat Pemberlakuan PSBB

Gubernur Jabar Turunkan Bantuan dari 7 Pintu Saat Pemberlakuan PSBB

Buletin Indonesia News,

Bandung, — Melalui konferensi pers pada Minggu (12/4/2020) di tayangan langsung di TV, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan sejumlah kebijakan terkait PSBB.

Menyusul surat persetujuan yang dilayangkan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto pada usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di lima wilayah penyokong Jakarta.

Secara resmi, pembatasan sosial di Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi akan dilangsungkan Rabu (15/4/2020) dimulai dini hari WIB.

Gubernur Ridwan menjelaskan sejumlah bantuan yang akan diterima masyarakat selama dua pekan PSBB.

Ada tujuh pintu untuk mendapatkan bantuan ini, antara lain PKH, Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, Bansos dari Presiden, dana desa khusus Kabupaten, dana sosial dari Provinsi, dan dana sosial dari Kota/ Kabupaten di lima wilayah. Sedangkan untuk PKH dan Kartu Sembako sudah secara rutin berlaku.

Gubernur Jabar yang akrab dipanggil Kang Emil mengimbau agar RT dan RW bisa mendata kembali orang-orang yang membutuhkan bantuan tersebut.

“Tidak boleh ada warga Indonesia yang kelaparan di tanah Jawa Barat siapapun itu InsyaAllah kami bantu,” tegas Emil yang dilansir dari kompas.

Bantuan provinsi yang dipaparkan Ridwan akan didistribusikan pada Rabu atau Kamis saat mulai pemberlakuan PSBB.

“Bantuan dari provinsi InsyaAllah di hari Rabu Kamis pada saat diberlakukan PSBB, bantuan sembako, logistik, dan tunai sudah bisa dikirimkan ke daerah bodebek.” Ucap Gubernur.

Kemudian Gubernur juga mengadakan bantuan berupa nasi bungkus.

“Terakhir dari sisi bantuan, Jawa Barat akan menghadirkan gerakan nasi bungkus atau Gasibuk,” ujar Kang Emil.

Oleh karena itu, selama PSBB akan ada dapur umum untuk menyediakan nasi bungkus ini.

(Y/A)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: