Kantor BPN Kab. Garut Terbitkan 50 Lebih Sertifikat Tanah Diduga Ilegal di atas Tanah Milik Purnawirawan TNI AU

Kantor BPN Kab. Garut Terbitkan 50 Lebih Sertifikat Tanah Diduga Ilegal di atas Tanah Milik Purnawirawan TNI AU

BINews

Garut, – Kementrian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasioanal ( BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, yang bertempat Jalan Suherman Garut (Telp : 0262-233124, e-mail : bpngarut@gmail.com) yaitu dengan motto Melayani, Profesional, Terpercaya.

Awalnya atas dasar apa BPN Kabupaten Garut bisa menerbitkan lebih 50 Sertifikat tanah illegal diatas tanah milik Purnawirawan TNI AU dan 257 orang bukan yang berhak pemohon SPTT baru dari Desa Samuderajaya diatas lahan / tanah hak dari Purnawirawan TNI AU.

Serta ditemukannya gambar/peta rincik serta daftar kavling dan nama-nama yang bukan Purnawirawan TNI AU dan tidak dikenal.

Sementara Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Garut dijabat PLT, dikarenakan Kepala BPN Hayu Susilo, SE,MM memasuki pensiunan belum lama ini maka Kepala PLT BPN tidak dapat menemui hanya diwakilkan R. Achmad Syam, S.SiT, M.Si Kasubag TU Pertanahan Kabupaten Garut, mengatakan sementara ini BPN Kabupaten Garut menerima berkas permohonan pemblokiran sertifikat/ permohonan sertifikat tanah/balik nama sertifikat di tanah Negara.

“yang berada di Rancabuaya 2 di Blok Negla, Blok Lintas, Blok Ranca Buleud, Blok Cikawung, Blok Curi Desa Samuderajaya Kecamatan Caringin Kabupaten Garut, itu juga diserahka oleh Muhammad Ahsan Kuasa dari PPAU,” kata R. Achmad

Lanjut dia pihak BPN siap memfasilitasikan dengan membawa berkas permohonan pemblokiran sertifikat/permohonan sertifikat tanah/balik nama sertifikat di Tanah Negara Rancabuaya 2 untuk diberikan kepada PLT Kepala Pertanahan Kabupaten Garut.

Ditambahkan Achmad akan mengadakan rapat dan memanggil Kasubsi Penata Gunaan Tanah dan Kawasan tertentu yaitu Sdr Deding dan Rahmat Hidayat sebagai Kasubsi Pengendalian Pertanahan.

“akan memanggil juga pihak terkait yang berkaitan dengan tanah Rancabuaya 2 tersebut, dengan mengagendakan pertemuan selanjutnya,”pungkas R. Achmad.

(Purwadhi/Team Kuasa PPAU).

Admin BIN