oleh

Kasus Difteri di Jabar Meningkat 100 Persen

Buletin Indonesia News

BANDUNG,– Dinas Kesehatan menyatakan kasus paparan penyakit diftei pada awal 2018 bertambah di Jawa Barat. Hal itu dibuktikan dengan jumlah kasus mencapai 222 sampai tanggal 2 Januari 2018 padahal pada tahun lalu hanya 116 dengan angka kematian 13 orang. Purwakarta masih menjadi daerah tertinggi jumlah kasus penyakit difteri.

Menurut Kepala Seksi Surveillan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Jawa Barat Yus Ruseno, peningkatan kasus difteri tersebut selain karena penularan bakterinya cepat, juga akibat kewaspadaan masyarakat yang berlebih, Kamis (04/01/18).

“Jadi orang sudah mulai mengenal (difteri). Jadi dikit-dikit takut difteri kemudian dokternya juga sama, jangan-jangan (pasien terjangkit) difteri gitu,” kata Yus Ruseno, Bandung.

Nantinya, setiap kasus yang dilaporkan difteri diverifikasi dulu oleh tim ahli yang dibentuk oleh pusat dengan mengirimkan fotonya (Rontgen), keterangan klinisnya, apakah sudah masuk kriteria difteri atau tidak.

Yus Ruseno mengatakan, adanya tim verifikasi dugaan penyakit difteri itu untuk mencegah peningkatan kasus penyakit serupa bercampur dengan influenza serta batuk pilek biasa berdasarkan diagnosa yang tidak akurat.

Editor : Yania

Komentar

News Feed