Melalui IPDMIP,  Babinsa dan PPL Kuwarasan Ajak Petani Tanam Jajar Legowo 2 : 1

Melalui IPDMIP,  Babinsa dan PPL Kuwarasan Ajak Petani Tanam Jajar Legowo 2 : 1

Buletin Indonesia News,

Kebumen,-  Berbagai upaya untuk meningkatkan produksi tanaman padi telah dilakukan oleh petani-petani kita, baik dengan penggunaan bibit unggul, pemupukan yang tepat, pengairan yang cukup, pengendalian hama penyakit dan lain sebagainya. 

Melalui IPDMIP Integrated Participatory Development and Management of irrigation Program yang merupakan program Pemerintah dalam upaya meningkatkan produksi pertanian, para Petugas Penyuluh pertanian Lapangan (PPL) dari BPP Kecamatan bersinergi dengan Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan ajak petani untuk menanam padi dengan sistem jajar legowo bersama  Kelompok Tani (Poktan) Margoyoso Desa Sidomukti Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen, Senin (26/04/2020).

IPDMIP Integrated Participatory Development and Management of irrigation Program yang merupakan program Pemerintah dalam upaya meningkatkan produksi pertanian, para Petugas Penyuluh pertanian memperaktekan cara tanam padi 2;1 di persawahan

Dalam kegiatannya Koordinator PPL dari BPP Kecamatan Kuwarasan, Kuat Pamuji, A.Md menjelaskan bahwa, “Sistem tanam jajar legowo adalah salah satu cara untuk meningkatkan populasi dengan cara mengatur jarak tanam. Selain itu sistem tanam tersebut juga memanipulasi lokasi tanaman sehingga seolah-olah tanaman padi dibuat menjadi taping (tanaman pinggir) lebih banyak. Seperti kita ketahui tanaman padi yang berada dipinggir akan menghasilkan produksi lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik hal ini disebabkan karena tanaman tepi akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak,” terangnya

Ludiyono selaku PPL pendamping IPDMIP dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa, “Sistem tanam Jajar legowo kali ini kita gunakan  2 : 1 yang artinya  Setiap dua baris diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Namun jarak tanam dalam barisan yang memanjang dipersempit menjadi setengah jarak tanam dalam barisan,” terang Ludiono

Sementara dari Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Sertu Teguh Raharjo dalam kesempatan tersebut yang dalam pendampingannya juga menyampaikan kepada anggota Poktan Margoyoso tentang manfaat sistem tanam jajar legowo adalah Menambah jumlah tanaman padi Otomatis juga akan meningkatkan produksi tanaman padi, Memperbaiki kualitas gabah dengan semakin banyaknya tanaman pinggir, Mengurangi serangan penyakit, Mengurangi tingkat serangan hama, Mempermudah dalam perawatan baik itu pemupukan maupun penyemprotan pestisida dan Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian dalam baris tanaman.

“Saya harapkan para petani yang lainnya khususnya dalam tanam padi bisa menggunakan sistem tanam jajar legowo karena manfaatnya yang cukup besar karena ini adalah dalam rangka meningkatkan hasil produksi gabah,” pungkasnya.

(Yatiman)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: