Gauli Anak Kandung, Seorang Ayah di Tanjungsukur di Bekuk Polisi

Gauli Anak Kandung, Seorang Ayah di Tanjungsukur di Bekuk Polisi

Satreskrim bekuk G, ayah yang diduga tega menggauli anak kandungnya sendiri sampai hamil

Banjar, buletinindonesianews.com – Sebuas-buasnya harimau, tak akan memangsa anaknya sendiri. Rupanya pepatah seperti itu tidak berlaku pada kasus yang menimpa W (19), warga lingkungan Tanjung Sukur Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman kota Banjar.

W diketahui sedang mengandung dengan usia kehamilannya yang sudah menginjak 6 bulan. Mirisnya, ayah dari jabang bayi yang dikandungnya tersebut tak lain dari ayah kandungnya sendiri, G (69).

Korban W saat diajak berkomunikasi oleh relawan ODGJ

Kandungan W diketahui saat gadis yang diduga memiliki gangguan disabilitas ini mengeluh sakit dan akhirnya dibawa oleh keluarganya berobat ke puskesmas. Diluar dugaan, W dinyatakan sedang mengandung 6 bulan dan setelah didesak, W mengakui bahwa janin yang ada dirahimnya merupakan perbuatan ayah kandungnya.

Dugaan pemerkosaan yang dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya tak pelak membuat warga dilingkungan mereka tinggal marah. Usai W beserta ibu dan kakaknya diamankan oleh relawan ODGJ, wargapun didampingi Nova Chalimah Girsang, SH,MH selaku kuasa hukum pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) Dinsos kota Banjar melakukan pelaporan kepada kepolisian resort kota Banjar pada Senin (1/3).

Dari keterangan Undang, ketua RT setempat, W kerapkali mengalami KDRT.

“selain W, ibu dan kakaknya juga kerapkali mengalami KDRT oleh ayahnya. Warga selama ini kadang menyaksikan bagaimana sang ayah bahkan sering menyiksa anak-anaknya sehingga kami berterimakasih saat ada relawan yang peduli terhadap mereka,” ungkapnya.

Dikatakan Nova, saat ini pihaknya masih mendalami kasus yang menimpa W, gadis yang saat ini masih berstatus pelajar SMK.

“kami perlu kaji lebih dalam terkait permasalahan ini. Seperti kapan W mulai mendapatkan perlakuan tak senonoh dari ayahnya sampai akhirnya mengandung 6 bulan. Saat ini, kami hanya melakukan pendampingan bagi korban termasuk pelaporan warga kepada pihak kepolisian,” urainya.

Kasat Reskrim Polres Banjar, IPTU M Zulkarnaen, S.I.K, saat dikomfirmasi membenarkan adanya pelaporan dari warga yang masuk dan langsung menindaklanjuti kasus tersebut.

“begitu laporannya masuk, saya sudah intruksikan anggota saya untuk langsung mengamankan terduga pelaku dirumahnya dan saat ini sudah lakukan penyelidikan lebih dalam,” pungkasnya.

(Susi)

Admin BIN