oleh

Ratusan Calon Kades di Sukabumi Cek Up Kesehatan

Buletin Indonesia News

Sukabumi,– Sebanyak 285 calon kepala desa (Kades) di Kabupaten Sukabumi menjalani tes kesehatan. Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari persyaratan untuk mengikuti pemilihan kades (Pilkades) serentak pada 22 Oktober 2017 mendatang.

Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengatakan Data dari Pemkab Sukabumi menyebutkan, pemeriksaan kesehatan ini dlakukan di dua rumah sakit umum daerah (RSUD) yakni Palabuhanratu dan Sekarwangi Cibadak. “Tes kesehatan ini merupakan tahapan pelaksanaan pilkades serentak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut terang dia dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintantahan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi sebagian panitia pilkades tingkat kabupaten.

Menurut Adjo, dari hasil pantauannya pelaksanaan tes kesehatan terhadap ratusan calon kades berjalan lancar. Hal ini kata dia misalnya terlihat di RSUD Sekawangi Cibadak yang didatanginya pada Selasa.

Adjo menuturkan, tes kesehatan berjalan dengan lancar karena adanya dukungan tenaga medis dan sarana rumah sakit yang memadai. Sehingga kata dia tes kesehatan calon kades ini tidak menemui hambatan.

Adjo menambahkan, informasi yang diperolehnya pemeriksaan kesehatan calon kades dibagi dua lokasi tesnya. Rincianya sebanyak 139 orang di RSUD Sekarwangi dan sebanyak 146 orang lainnya di RSUD Palabuhanratu.

Ratusan calon kades ini, ungkap Adjo, nantinya akan bersaing dalam ajang pilkades serentak pada 22 Oktober mendatang. Jumlah desa yang menggelar pilkades serentak yakni sebanyak 71 desa baik di utara maupun selatan Sukabumi.

Adjo mengatakan, pemkab berharap pilkades serentak berjalan dengan aman dan lancar. Oleh karena itu, dia berharap para calon kades harus memegang komitmen untuk siap menang dan siap kalah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sukabumi, Ade Setiawan mengatakan, pelaksanaan pilkades hanya tinggal menghitung hari. Pilkades serentak gelombang kedua ini dilakukan di 71 desa yang tersebar di 38 kecamatan, imbuh dia.

Pilkades serentak ujar Ade, mengacu pada peraturan daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2015 tentang Desa. Pelaksanaannya tahun ini lanjut dia dilakukan di wilayah yang masa bakti sebagai kepala desanya memang sudah berakhir.

Reporter : Hendi/Op

Komentar

News Feed