RUU HIP Menuai Polemik, Ratusan Forum Umat Islam dan Masyarakat Kota Banjar Gelar Aksi Penolakan

RUU HIP Menuai Polemik, Ratusan Forum Umat Islam dan Masyarakat Kota Banjar Gelar Aksi Penolakan

buletinindonesianews.com

BANJAR, — Ratusan massa yang tergabung dalam forum umat Islam dan masyarakat kota Banjar pagi ini menggelar aksi penolakan RUU HIP di alun-alun kota Banjar.

Forum umat Islam dan masyarakat kota Banjar pagi ini menggelar aksi penolakan RUU HIP

Aksi ini merupakan pernyataan sikap atas rencana rancangan undang-undang haluan ideologi Pancasila. Massa menuntut agar RUU tersebut ditarik dari program legislasi nasional. Mereka menilai, rancangan tersebut tidak memiliki urgensi sebagaimana yang diatur dalam UU nomor 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. KH Muhaimin dalam orasinya bahkan menuntut untuk menangkap siapa aktor intelektual yang mendalangi rancangan tersebut.

“Rancangan ini harus dicabut oleh DPR RI karena dapat mengacaukan sistem ketatanegaraan dan pemerintahan,” teriaknya lantang.

Hal senada dituturkan Mayor purnawirawan Luthfiana dalam orasinya dihadapan massa yang memenuhi alun-alun kota Banjar.

“Sebagai mantan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, saya ingin kita mengingat sejarah. Bagaimana para pejuang berkorban nyawa demi sebuah kemerdekaan. Atas RUU tersebut, semestinya pihak-pihak terkait dapat mempertahankan dan menangkap oknum-oknum yang akan merubah ideologi bangsa, jangan seperti kasus konde lebih cantik dari cadar dan nyanyian yang lebih elok dari suara adzan yang sangat mencedarai umat Islam dan dianggap masalah kecil saja,” ujarnya.

Aksi massa yang berlangsung tertib dari pukul 08.00 WIB di alun-alun kota Banjar ini dijaga ketat oleh ratusan aparat TNI/Polri.

(Susi)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: