UNINDO dan YPHLI Bangun Program RTH

UNINDO dan YPHLI Bangun Program RTH

Buletin Indonesia News,

Jakarta, Pada hari Sabtu, 14 maret 2020. Bertempat di Klender Jatinegara Cakung Jakarta Timur, PT Unindo bekerjasama dengan Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia melakukan giat penanaman pohon.Ada beberapa jenis pohon yang ditanam disekitar lahan kosong area PT Unindo.

Salah satu pohon yang ditanam adalah Roystonea Regia atau yang biasa kita kenal dengan nama palem raja, pohon ini mempunyai beberapa manfaat.

Selain berfungsi sebagai tanaman hias juga sebagai penyejuk udara seperti layaknya pohon-pohon yang lainnya. Sejak zaman dahulu buah yang berada pada pohon palem ini juga dikenal sebagai buah yang digunakan untuk pewarna ramah lingkungan.

UNINDO dan YPLHI tanam pohon palem ruang terbuka hijau karena dapat menyerap karbon dioksida

Dengan menggunakan pewarna ramah lingkungan tentu akan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Kegiatan ini adalah sebuah konsep keseimbangan ruang terbuka hijau (RTH).

Pemanfaatan RTH selama ini cenderung hanya sebatas fungsi tunggal, padahal secara normatif harus memiliki multifungsi, Ekologis, Sosio cultural dan Ekonomis.

Kebijakan alokasi RTH sebesar 30%(20% RTH Publik 10% Privat) harus dipertahankan. Unindo sangat serius dengan RTH ini. Banyak program yang sudah dilaksanakan maupun yang sedang berjalan.

Sementara itu ditempat terpisah Ketua YPHLI Boy junafiah didampingi kuasa hukumnya Tony Supriadi S.H, M.H mengatakan Marilah kita tanam pohon selagi ada kesempatan. Karena disamping dapat menyuplai oksigen juga dapat menyerap karbondioksida.

“sebagai produsen oksigen yang tidak tergantikan, sebagai patokan pada lahan seluas 1600 meter persegi terdapat 16 pohon berdiameter 10 mampu menyuplai oksigen sebesar 14000 liter/orang,” terangnya saat di lokasi dikonfirmasi pada media.

Jika 1 liter oksigen dihargai 100 rupiah, maka sebatang pohon dapat menghemat biaya oksigen Rp. 1.400000/hari atau 42 juta/bulan setiap orangnya.

(Tn/*)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: